Berita

12 Kelompok UMKM Kerajinan Lidi Nipah Mendapatkan Alat Pendukung Produksi

Pangkalpinang - Gubernur Kep Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyerahkan bantuan alat pendukung produksi kepada 12 kelompok pelaku UMKM kerajinan lidi nipah di Gedung UPTD Balatkop UMKM Babel, Rabu (23/12/20) sore.
 
Bantuan alat produksi yang diserahkan yakni alat tenun bukan mesin (ATBM), pihane, dan kompresor.
 
Gubernur berharap dengan adanya bantuan alat pendukung ini, produk kerajinan lidi nipah yang dihasilkan para pengrajin bisa semakin berkualitas dan lebih halus lagi. 
 
"Sekarang sudah diberikan alat sesuai dengan kebutuhan. Setelah adanya alat ini, kalian akan produksi. Nanti akan dibina lagi agar produk semakin berkualitas dan kehalusan produknya semakin baik lagi," katanya.
 
Ia menyebutkan bahwa target produksi kerajinan lidi nipah bukan hanya untuk kebutuhan lokal, akan tetapi pasar ekspor. Oleh sebab itu, 12 kelompok ini memproduksi kerajinan sesuai standar baik ukuran maupun harganya.
 
"Target kita yakni pasar ekspor. Kita akan tawarkan kepada perusahaan. Jadi nanti, kalian harus produksi produk sesuai standar baik dari sisi ukuran maupun harganya," sebutnya.
 
Pelaku UMKM  tidak boleh saling berlawanan. Misalnya, kelompok satu jual taplak meja dengan panjang 1 meter seharga 100.000. Kelompok ke 2, jangan menjualnya diharga 150.000.
 
"Standar ukuran dan harga harus sama. Jadi kalian bisa bekerja sama dan tidak saling bunuh usahanya," ujarnya.
 
Selain itu, pelaku UMKM harus terdata kemampuan produksinya. Hal ini akan memudahkan jika ada order dalam jumlah yang besar, semua pelaku UMKM bisa bisa bekerja sama untuk memenuhi order tersebut.
 
Gubernur menyakinkan bahwa kerajinan lidi nipah ini akan semakin berkembang. Dimana sebelumnya, ekspor lidi nipah mentah telah dilakukan. Sekarang diupayakan agar lidi nipah ini dapat dikelola para UMKM agar memiliki nilai tambah sebelum dijual dan bisa di ekspor.
 
"Saya yakin peluang kerajinan lidi nipah ini menjanjikan karena memiliki nilai tambah/jual yang lebih besar ketimbang lidi nipah saja. Kerajinan lidi nipah diminati para wisatawan dan sudah bisa diorder lewat market place yang kita kerjasamakan," tuturnya.
Sumber: 
Humas DKUKM
Penulis: 
surianto
Fotografer: 
surianto
Bidang Informasi: 
KUKM