Berita

60 UMKM Ikuti Pelatihan Pembuatan Aneka Produk Kerajinan Berbahan Lidi Nipah

Pangkalpinang - Dinas Koperasi dan UKM Provinsi melalui UPTD Balatkop kembali mengadakan pelatihan kerajinan lidi nipah bagi pelaku UMKM di Hotel Sun Pangkalpinang, Selasa (10/11/20). Pelatihan ini diikuti 60 UMKM dan dibagi ke dalam dua kelas. Kelas pertama merupakan pelatihan kerajinan lidi nipah lanjutan, sedangkan yang kedua yakni pelatihan bagi pemula.
 
Pelatihan ini dibuka oleh Kepala UPTD Balatkop UMKM Babel dan menghadirkan narasumber dari Apikri Yogyakarta.
 
Athi Munzilah Apikri Yogyakarta mengatakan pelaku UMKM harus memiliki mental yang baik. Mental dan semangat menjadi hal penting dalam mendukung kesuksesan pelaku UMKM.
 
"Pelaku UMKM harus memiliki mental ynag kuat karena jika terjadi sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan maka pelaku UMKM masih bisa bertahan dan tetap semangat berusaha," katanya saat berikan motivasi kepada pelaku UMKM Babel di Hotel Sun Pangkalpinang, Selasa (10/11/20).
 
Ia menambahkan bahwa kesuksesan itu tidak diraih dengan mudah. Begitu juga dengan keterampilan teknis. Pelaku UMKM butuh semangat, kerja keras dan berlatih.
 
"Kalian butuh kerja keras dan terus berlatih. Ketarampilan teknis tidak bisa diraih dalam sekejap. Butuh latihan untuk bisa terampil dalam membuat kerajinan," tambahnya.
 
Selain itu, Ia juga menuturkan bahwa pelaku UMKM harus berani mempromosikan atau mengenalkan produknya. Produk yang telah diproduksi harus dipasarkan melalui berbagai cara. Dengan adanya promosi, pelaku UMKM akan mengetahui minat terhadap produknya.
 
"Kita harus berani kenalkan produk yang telah dibuat. Produk yang berkualitas dan service akan membantu usaha kita menjadi semakin maju dan berkembang," ujarnya.
 
Terkait pelatihan kali ini, Ia menuturkana bahwa pelaku UMKM lidi nipah akan diajarkan cara membuat berbagai produk lain dari hasil tenun lidi nipah. Produk-produk tersebut diantaranya kotak tisu, keranjang, kotak perhiasan.
 
Ditambahkanya, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan sebelum membuat produk-produk tersebut. 
 
"Pelaku UMKM haris menyiapkan bahan baku seperti tenun lidi nipah, kertas karton. Setelah itu dilakukan pemotongan karton untuk kontruksi, dilanjutkan pembuatan kontruksi dan penempelan cover, serta pelapisan kontruksi dengan poring dan finishing. Ini lah proses untuk membuat produk-produk tersebut," pungkasnya.
Sumber: 
Humas DKUKM
Penulis: 
surianto
Fotografer: 
surianto
Bidang Informasi: 
KUKM