Berita

Beredarnya Form Online BPUM, Kadis KUKM Babel Minta Masyarakat untuk Berhati-hati

Pangkalpinang - Baru-baru ini beredar form yang mengatasnamakan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif untuk Usaha Mikro atau BPUM di media sosial.
 
Di Facebook banyak masyarakat yang memposting dan membagikan sebuah form yang diklaim sebagai link untuk mendapatkan bantuan UMKM sebesar Rp 2,4 juta.
 
Menyikapi hal itu, Kadis KUKM Babel Hj Elfiyena meminta masyarakat untuk berhati-hati membagikan data-data pribadinya dan lebih bijak dalm menerima informasi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
 
"Form online BPUM ini beredar di media sosial. Diharapkan masyarakat dapat berhati-hati dalam membagikan data pribadi, dan bijak menerima informasi untuk menghindari hal yang tidak diinginkan," katanya di ruang kerja di Pangkalpinang, Senin (18/1/2021).
 
Ia menyebutkan bahwa  Kemenkop UKM tidak pernah mengeluarkan form tersebut dan tidak pernah meminta data pribadi secara langsung kepada calon atau penerima Banpres Produktif. BPUM untuk tahun 2021 juga belum dibuka.
 
"Pihak Kemenkop UKM tidak pernah meminta data data pribadi secara langsung kepada calon atau penerima Banpres Produktif. Pendaftaran untuk tahun 2021 juga belun dibuka. Jadi tunggu informasi hanya di website dan saluran resmi @kemenkopukm dan Dinas Koperasi UKM di daerah masing-masing untuk mendapatkan informasi yang BENAR," sebutnya.
 
Oleh karena ada form palsu tersebut, Kadis KUKM sekali lagi meminta masyarakat untuk terus berhati-hati dan melakukan cross check informasi dan jangan mudah  membagikan data pribadi seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Tempat tanggal lahir, Nama Ibu Kandung, dan infromasi pribadi lainnya, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
 
"Hati-hati dalam memberikan  data pribadi seperti NIK. Data pribadi ini dijaga baik-baik guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan bisa merugikan masyarakat," ucapnya.
 
Hj Elfiyena menambahkan bahwa perlu diketahui juga, informasi terkait Banpres Produktif untuk usaha mikro akan diumumkan di website resmi www.kemenkopukm.go.id. Hingga saat ini  belum ada pengumuman terkait itu.
 
Kadis KUKM Babel menegaskan bahwa pendaftaran calon penerima hanya dilakukan melalui lembaga pengusul dalam hal ini adalah Dinas Koperasi dan UKM Kab/Kota dan lembaga yang telah ditunjuk oleh pemerintah. 
 
"Pendaftaran resmi hanya dilakukan melalui dinas dan lembaga yang telah ditunjuk. Jadi hati-hati dan simpan data pribadinya dengan baik agar tidak dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab," pungkasnya.
Sumber: 
Humas DKUKM
Penulis: 
surianto
Fotografer: 
ist
Bidang Informasi: 
KUKM