Berita

Dinas KUKM Babel Tanda Tangani MoU dengan Polman Negeri Babel

Pangkalpinang - Dinas Koperasi dan UKM Kep Babel melakukan penanda tanganan MoU dengan Polman Negeri Babel. Penanda tanganan MoU ini dilakukan langsung oleh Kepala Dinas KUKM Babel Hj Elfiyena dan Direktur Polman Negeri Babel I Made Andik Setiawan diruang rapat Dinas KUKM Babel, Jumat (4/9/20).
 
Kadis KUKM Babel, Hj Elfiyena mengatakan bahwa MoU ini bertujuan untuk membantu Dinas KUKM memberdayakan pelaku usaha mikro kecil melalui peralatan atau teknologi yang diciptakan pihak Polman Negeri Babel.
 
"Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini karena Polman  bersedia membantu Dinas dalam memberdayakan masyarakat khususnya pelaku usaha mikro kecil melalui peralatan yang diciptakannya," katanya.
 
Dijelaskannya, pelaksanaan MoU ini untuk memberdayakan masyarakat melalui penyediaan peralatan dibeberapa desa yang ada di Babel. Peralatan akan diberikan kepada umkm pengelola terasi di Kampung padang Toboali, pengrajin kopiah resam di Desa Dendang Babar dan produk olahan Nanas di Desa Air Duren.
 
Disamping itu, Hj Elfiyena menyatakan bahwa akan ada pendampingan bagi pelaku usaha mikro dalam menjalankan peralatan atau teknologi yang diciptakan Polman. Serta akan diberikan bimbingan teknis agar peralatan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal.
 
"Nanti akan ada pendampingan dan bimteks buat pelaku usaha mikro agar peralatan yang mereka terima ini bisa dimanfaatkan dengan maksimal dalam mendukung produksi usaha mereka," ujaranya.
 
Kadis KUKM Babel berharap, dengan adanya MoU ini menjadi sebuah momentum membangkitkan koperasi dan UMKM di Babel. MoU ini juga momen yang baik bagi pelaku usaha agar lebih mengenal teknologi sehingga bisa membantu peningkatkan kualitas dan kuantitas produknya.
 
"Kita kenalkan teknologi sehingga masyarakat melek teknologi. Lewat pemanfaatan teknologi terjadi peningkatan dan efisiensi dalam produksinya," harapnya.
 
Sementara Direktur Polman Negeri Babel I Made Andik Setiawan mengatakan bahwa MoU ini bagian dari menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat. PT ingin mengaplikasikan ilmu yang dimiliki untuk membantu masyarakat melalui pemberian solusi sesuai yang dibutuhkan masyarakat.
 
"Kita ingin membantu masyarakat  sesuai dengan kebutuhan mereka di desa. Jadi kehadiran Polman bisa ikut memberikan solusi bagi masyarakat dalam menghadapi masalah yang terjadinya," katanya.
 
Ditambahkannya, diperlukan kolaborasi yang baik dengan semua pihak dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat. Pemerintah dan PT dapat memberikan solusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
 
"Kita harus kolaborasi dalam menyeselasaikan masalah yang ada dengan solusi yang tepat. Semoga MoU dan peralatan yang diciptakan ini bermanfaat bagi masyarakat demi kemajuan bersama," tambahnya.
Sumber: 
Humas DKUKM
Penulis: 
surianto
Fotografer: 
surianto
Bidang Informasi: 
KUKM