Dinas KUKM Lakukan Evaluasi Kinerja dan Seleksi Konsultan Pendamping PLUT KUMKM Babel

Pangkalpinang - Sebanyak delapan konsultan pendamping Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM dievaluasi dan diseleksi Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinas KUKM) Provinsi Kep Bangka Belitung. Delapan konsultan ini dievaluasi kinerja sesuai dengan peran yang telah dilakukan selama ini. Konsultan pendamping ini memiliki peran mendampingi pelaku UMKM.
 
Demikian disampaikan Hj. Elfiyena Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kep Bangka Belitung saat melakukan evaluasi kinerja dan seleksi konsultan pendamping PLUT-KUMKM di ruang rapat Dinas KUKM Prov Kep Babel di Pangkalpinang, Rabu (17/01/18).
 
Dikatakannya, bahwa pada tahun 2017 yang lalu, terdapat tujuh konsultan pendamping. Konsultan pendamping ini awalnya diseleksi oleh Kemenkop UMKM RI pada tahun 2015 lalu.
 
"Ya, seleksi konsultan pendamping awalnya dilakukan KemenKop. Untuk tahun 2018, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi melakukan evaluasi terhadap kinerja konsultan apakah kinerjanya sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Ini dilakukan agar konsultan pendamping bisa bekerja secara profesional," katanya.
 
Diungkapkannya, bahwa di Provinsi Kep Bangka Belitung terdapat dua PLUT-KUMKM, yakni PLUT-KUMKM Provinsi di Pangkalpinang, dan PLUT-KUMKM di Tanjung Pandan Belitung. Untuk PLUT-KUMKM Provinsi akan diseleksi atau dievaluasi oleh Dinas KUKM Provinsi. Sedangkan untuk evaluasi kinerja konsultan PLUT-KUMKM Belitung akan dilakukan oleh Dinas KopUMKM Kab Belitung.
 
"Evaluasi kinerja konsultan pendamping PLUT-KUMKM Provinsi dilakukan disini. Sedangkan yang Belitung dilakukan di Belitung. Namun penetapannya akan dilakukan oleh Dinas KUKM Provinsi," ungkapnya.
 
Hj. Elfiyena menambahkan bahwa pada PLUT-KUMKM terdapat delapan bidang, yakni bidang kelembagaan, bidang SDM, bidang produksi, bidang pembiayaan, bidang pemasaran, bidang pengembangan IT dan bidang pengembangan jaringan kerjasama. Konsultan ini telah dan akan menjalankan perannya pada bidang-bidang tersebut.
 
"Konsultan yang terpilih dan ditetapkan kembali akan sesuai dengan bidang dan hasil prestasi kinerjanya. Konsultan ini akan dituntut untuk dapat mencapai target dan program kerjanya yang ditetapkan," tambahnya.
 
Hj. Elfiyena mengharapkan dengan dilakukan evaluasi ini, peran konsultan pendamping sebagai pemdamping UMKM dapat lebih baik lagi. Konsultan pendamping ini dapat membina dan membimbing para pelaku UMKM untuk membawa perubahan bagi kemajuan dunia UMKM di Babel nantinya. 
 
"Para pendamping dapat bekerja dengan profesional sesuai dengan kompetensinya. Sehingga UMKM Babel semakin maju dan PLUT-KUMKM Babel bisa menjadi lebih baik lagi," pungkasnya.
Sumber: 
Humas Dinas KUKM
Penulis: 
Surianto
Fotografer: 
Jansen S
Bidang Informasi: 
KUKM