Dorong Percepatan Program IUMK di Bateng, Dinas KUKM Babel Gelar Rapat Teknis

Koba - Untuk mendorong percepatan dan suksesnya program IUMK, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Prov Kep Bangka Belitung menggelar rapat teknis tentang Program Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) bagi para pelaku usaha di Kab Bangka Tengah. Rapat teknis ini digelar di Ruang Rapat Dinas Perindagkop UKM Kab Bangka Tengah di Koba, Rabu, (24/01/18). 
 
Hastuti, Kabid Pemberdayaan Usaha Kecil Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Babel mengatakan bahwa rapat ini untuk meningkatkan sinergitas bersama para pendamping UMKM untuk menyukseskan pelaksanaan pemberian IUMK bagi pelaku UMKM di Kab Bangka Tengah. Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Perindagkop UMKM Kab Bangka Tengah, pendamping kecamatan, operator kecamatan dan perwakilan BRI.
 
"Target kami untuk Kab Bangka Tengah dalam tahun 2018 ada 357 naskah IUMK yang akan diterbitkan bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Melalui rapat teknis ini mampu mendorong tercapainya target tersebut," jelasnya.
 
Ia menambahkan bahwa IUMK merupakan izin yang diberikan kepada pelaku usaha mikro kecil. Sesuai Perpres Nomor 98 Tahun 2014 tentang IUMK, kemudian ditindaklanjuti dengan Permendagri No 83 tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian IUMK. Berdasarkan peraturan tersebut izin akan diterbitkan oleh camat/lurah tanpa ada persyaratan biaya.
 
"IUMK ini penting untuk kepastian berusaha, kemudahan akses pembiayaan, fungsi pendampingan, dan pemberdayaan dari pemerintah," katanya.
 
Pemberian IUMK bertujuan meningkatkan daya saing UMKM. Pemerintah menurutnya ingin memberikan legalitas kepada para pelaku UMKM melalui IUMK. Pelaku yang telah memiliki IUMK akan mendapatkan kartu IUMK dari BRI.
 
"Pelaku yang mendapat IUMK, nantinya akan mendapatkan kartu IUMK dari BRI," jelasnya.
 
Sementara Kaharudin Kadis PerindagkopUMKM Kab Bateng menyambut baik rapat teknis ini. Rapat teknis ini untuk memudahkan pelaksanaan program pemberian IUMK di Kab Bangka Tengah. Melalui rapat ini dapat mempercepat pemberian IUMK bagi pelaku UMKM.
 
"Para pendamping kecamatan untuk dapat menyerap apa yang disampaikan oleh tim Dinas KUKM provinsi. Sehingga perijinan IUMK di kecamatan dapat dengan mudah dilaksanakan dan sesuai dengan aturan yang berlaku," katanya.
 
Ia mengharapkan peran pendamping kecamatan dapat terus ditingkatkan. Peran pendamping IUMK ini mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan perkembangan UMKM di desa. Karena jika UMKM maju maka pertumbuhan ekonomi kecamatan juga akan meningkat.
 
"Saya harap pendamping atau penyuluh IUMK ini harus tetap semangat dalam membina dan mendampingi pelaku UMKM. Baca potensi yang ada didesa agar mereka bisa berkembang Karena mereka ini bibit ekonomi desa," pintanya. 
Sumber: 
Humas Dinas KUKM
Penulis: 
Surianto
Fotografer: 
Surianto
Bidang Informasi: 
KUKM