Berita

Hasil Tenun Lidi Nipah Bisa Dibuat Jadi Aneka Produk Lain

Pangkalpinang - Hasil tenun lidi nipah bisa diolah lagi menjadi berbagai macam aneka produk kerajinan lainnya. Produk lain yang bisa memanfaatkan hasil tenun lidi nipah ini yakni kotak tisu, tirai, hiasan dinding, pas bunga, perlengkapan kantor, tempat majalah dan sejenisnya.
 
Demikian disampaikan Adi Setiawan Kasi Penyelenggaraan Pelatihan UPTD Balatkop UMKM Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kep Bangka Belitung di Hotel Sun Pangkalpinang, Jumat (2/10/20).
 
Adi menambahkan tenun lidi nipah ini bisa langsung jadi produk tirai. Sementara untuk aneka produk lain, tenun lidi harus di bentuk lagi menjadi produk yang diinginkan.
 
"Ini sebagai barang utamanya. Nah dari tenun lidi ini banyak produk lainnya atau istilahnya produk turunannya yang dihasilkan," tambahnya.
 
Untuk menghasilkan aneka produk tersebut, setalah pelatihan ini, pihaknya akan memberikan pelatihan lagi tentang cara membuat aneka produk lain dari tenun lidi nipah.
 
"Dua minggu lagi akan ada pelatihan untuk meproduksi produk lain dari hasil tenun lidi nipah. Peserta akan diajarkan membuat kotak tisu, kotak perhiasan dan lain-lain," katanya.
 
Ia menuturkan, produk tenun lidi nipah ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Hal ini dikarenakan kerumitan proses pembuatannya.
 
"Nilai jual produk dari tenun lidi nipah dan turunannya sangat baik. Jadi dengan produksi kerajinan seperti ini diyakini mampu menggerkan perekonomian dan meningkatkan pendapatan masyarakat," ujarnya.
 
Sementara Athi Munzilah Apikri Yogyakarta mengatakan para pengrajin atau pelaku UMKM ini harus memiliki kemampuan untuk memasarkan produk kerajinan yang telah dihasilkan. Salah satunya, pengrajin harus bisa membuat katalog/price list produk kerajinan yang dimilikinya.
 
"Satu hal penting setelah produksi yakni pemasaran. Pelaku bisa membuat katalog dan price list produk yang dimiliki agar memudahkan konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan," kata Athi.
 
Katalog merupakan media komunikasi persuasif yang dibuat menarik guna mempermudah penyampaian info produk kepada konsumen sehingga terjadi pembelian. Dalam membuat katalog, menurut Athi, pelaku UMKM harus memuat informasi yang berisi foto produk, deskripsi serta price atau harganya.
 
"Di mana setiap gambar tersebut terdapat deskripsi produk, termasuk karakteristik, berupa warna, bahan, fungsi, ukuran, harga, bahkan bisa memuat diskon produk agar semakin menarik para konsumen," ujarnya.
Sumber: 
humas DKUKM
Penulis: 
surianto
Fotografer: 
surianto
Bidang Informasi: 
KUKM