Berita

Kadis KUKM Ajak Siswi Sekolah Perempuan Jadi Wirausaha

Rukam, Mendobarat - Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Provinsi Kep Bangka Belitung Hj Elfiyena mengajak para siswi sekolah perempuan Sekuntum Melati, Desa Rukam, Kabupaten Bangka menjadi wirausaha dan perempuan mandiri.

"Para siswi harus menjadi perempuan yang mandiri dan berwirausaha. Karena dengan menjadi wirausaha, Ibu-Ibu dapat meningkatkan perekonomian keluarga," katanya saat memberikan motivasi kepada para siswi, Selasa (10/03/2020).

Siswi sekolah perempuan Desa Rukam dapat memanfaatkan berbagai peluang yang ada. Cara memanfaatkan peluang ini akan diberikan kepada para siswi sesuai dengan kurikulum yang ada.

"Kurikulum sekolah perempuan ini sudah ada, kita bersama tim akan memberikan motivasi kepada siswi untuk menjadi wirausaha dan perempuan mandiri,” kata Hj Elfiyena. Pada kesempatan tersebut, pihak Dinas KUKM juga mengajak konsultan PLUT UMKM untuk membantu memotivasi dan membuka pola pikir siswi, termasuk narasumber dari Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi).

“Paling tidak ibu-ibu atau siswi ini bisa menghasilkan uang, memanfaatkan apa yang ada untuk ditingkatkan, memanfaatkan waktu luang. Dan kami siap membantu akses permodalan, asalkan sudah ada usahanya,” katanya.

Dijelaskan Hj Elfiyena, bahwa dalam PLUT KUMKM itu terdapat tujuh konsultan, yang terdiri dari bidang SDM, kelembagaan, produksi, teknologi informasi, kerja sama dan pemasaran.

“PLUT ini lembaga resmi yang didirikan Kementerian Koperasi dan UKM. Fungsinya sebagai pemberi solusi, pendampingan sekaligus inkubator UMKM dengan tujuan agar naik kelas,” jelasnya.

Ia mengibaratkan PLUT KUMKM sebagai rumah sakit atau klinik. Tetapi klinik ini merupakan klinik bagi UMKM Babel untuk berkonsultasi agar naik kelas dengan nama Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM Babel.

"Ibaratnya ini klinik bagi UMKM, kalau orang sakit kan ke dokter, nah ini kalau UMKM butuh masukan pembinaan, PLUT ini tempatnya, kita punya dokter-dokter alias konsultan yang siap membantu,” ujarnya.

Ditambahkanya bahwa hingga saat ini sudah banyak pelaku UMKM yang memanfaatkan PLUT sebagai tempat berkonsultasi dan mengembangkan usahanya.

Di PLUT ini, kata dia, bukan saja hanya sebatas konsultasi mengenai pemasaran dan produk UMKM, tetapi juga bagaimana membantu akses permodalan, pembinaan kelembagaan dan sumber daya UMKM.

"Saya harap Ibu-Ibu bisa memanfaatkan keberadaan PLUT KUMKM agar usahanya semakin berkembang dan naik kelas," pungkasnya.

Sumber: 
Humas DKUKM
Penulis: 
surianto
Fotografer: 
ist
Bidang Informasi: 
KUKM