Kadis KUKM Babel Serahkan Sertifikat Halal ke Restoran Aroma Laut

Pangkalpinang - Masyarakat Babel akan semakin mudah, aman dan nyaman dalam mengkonsumsi makanan halal. Karena semakin banyak restoran dan rumah makan yang telah berlabel halal. Setelah sebelumnya mie ayam magelang, kali ini restoran Aroma Laut yang mengantongi sertifikat halal LPPOM MUI. 
 
"Ini artinya bahwa semakin banyak restoran dan kuliner Babel yang berlabel halal akan semakin mudah masyarakat dan wisatawan untuk mencari makanan yang halal. Sehingga  bisa memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat maupun wisatawan dalam menkonsumsi kuliner. Sertifikat halal ini menegaskan restoran ini sudah terjamin kehalalannya, dan sudah lulus standar internasional," kata Hj. Elfiyena Kadis KUKM Babel di Pantai Pasir Padi Pangkalpinang, 
 
Penyerahan sertifikat halal ini diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Prov Kep Babel kepada Manager Restoran Aroma Laut di restoran Aroma Laut di Kawasan Wisata Pantai Pasir Padi Pangkalpinang, Senin (8/01/18). Acara penyerahan sertifikat halal MUI ini dihadiri Ketua MUI Bangka Belitung dan Direktur LPPOM MUI Bangka Belitung.
 
Hj. Erfiyena mengingatkan agar pemilik restoran aroma laut ini menjaga apa yang telah diraih dan berkomitmen menjaga jaminan halal ini. Selain itu ia juga menyampaikan pesan Gubernur Babel agar pemilik restoran atau rumah makan yang telah tersertifikasi halal memasang neon box berlogo halal agar masyarakat mengetahui bahwa restoran atau rumah makanan ini telah berlabel halal.
 
"Pemilik restoran ini nanti harus memperpanjang masa berlaku sertifikat halal ini secara mandiri agar sertifikat halalnya tetap berlaku. Kita fasilitasi ini agar bisa menjadi stimulan bagi usaha-usaha yang lain," harapnya.
 
Zayadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bangka Belitung menyampaikan, memberikan apresiasi kepada Dinas KUKM Babel. Dan hingga akhir 2017 sudah memberikan sebanyak 400 lebih sertifikat halal MUI secara gratis yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Prov Kep Bangka Belitung.
 
"Program ini sebagai wujud penghargaan yang diberikan oleh pemerintah kepada UMKM Babel. Pada 2018 ini, LPPOM MUI menargetkan 1000 UMKM yang telah tersertifikasi halal," ujarnya.
 
Ketua MUI Babel menuturkan bahwa untuk mendapatkan sertifikasi halal tidak lah susah. Pelaku UKM mendaftarkan produknya untuk dapat di audit oleh tim auditor LPPOM MUI. Nanti tim auditor akan mengecek bahan-bahan yang digunakan dalam membuat produk tersebut. Setelah itu, tim audit LPPOM MUI akan menyampaikam hasilnya kepada komisi fatwa MUI. Komisi fatwa akan bersidang dan menerbitkan sertifikat halal.
 
"Untuk dapat sertifikat halal MUI itu gak sulit dan tak memerlukan waktu yang lama. Paling dua minggu setelah tim audit turun, kemudian komisi fatwa sidang untuk menerbitkan sertifikat untuk produk tersebut. Jadi saya anjurkan agar pelaku UMKM segera melakukan sertifikasi halal agar produknya halalan toyyiban, tuturnya.
 
Sementara Subhan, selaku manager restoran Aroma Laut mengucapkan rasa syukurnya usai mendapatkan sertikat halal LPPOM MUI. Karena sebelumnya restoran ini juga sudah mencanangkan bahwa restoran ini layak dikunjungi oleh masyarakat muslim yang mencari tempat makan yang halal. 
 
"Alhamdulillah sekarang sudah terwujud dan ini pasti akan sangat bermanfaat bagi restoran ini. Kami juga sangat mendukung program pemerintah ini khususnya sertifikat halal pada  kuliner-kuliner di kawasan wisata," ujarnya.
 
Subhan menuturkan, sertifikat halal ini sangat penting karena terkait dengan kenyamanan dan rasa aman konsumen yang menikmati makanan, khusunya masyarakat Babel yang mayoritas muslim.
 
"Semakin afdol lah setelah ada sertifikat halal ini. Masyarakat dan wisatawan pun semakin aman menikmatik makanan direstoran ini," tuturnya.
 
Subhan juga mengharapkan kedepan LPPOM MUI Babel ini semakin banyak memsertifikasi produk-produk usaha kecil menengah seperti tahu, tempe, dan kopi. Karena produk-produk ini menjadi bahan baku masakan pada restoran lokal.
 
"Kita harap UMKM-UMKM yang memproduksi produk makanan seperti tahu tersebut semakin banyak yang tersertifikat halal. Sehingga bisa bersinergi dengan restoran-restoran yang ada di Babel dalam menyajikan makanan halal," harapnya.
Sumber: 
Humas Dinas KUKM
Penulis: 
Surianto
Fotografer: 
Surianto
Bidang Informasi: 
KUKM