Berita

Kadis KUKM Himbau Calon Penerima BPUM, Waspada Penipuan!

Pangkalpinang - Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Kep Babel Hj Elfiyena menghimbau calon penerima BPUM untuk mewaspadai penipuan. Calon penerima BPUM diharapkan tidak memberikan uang kepada pihak tertentu karena BPUM itu gratis atau tidak dipungut biaya apapun dalam pendataanya.
 
"Pengajuan dan pendataan BPUM itu tidak dipungut biaya alias gratis ya. Jadi calon penerima BPUM untuk hati-hati ya jika ada yang meminta sejumlah uang untuk pengurusan administrasi mendapatkan BPUM," katanya di ruang kerjanya, Kamis (3/9/20).
 
Hj Elfiyena menyebutkan, pihaknya mendapati informasi adanya pihak yang menjanjikan bantuan untuk mendaftarkan dan lalu meminta sejumlah uang agar bisa mendapatkan BPUM. Jika mendapatkan hal seperti itu, langsung melaporkan kepihak Dinas atau ke  pihak kepolisian.
 
"Kalau ada yang minta uang adminstrasi untuk mendapatkan BPUM, tolong untuk segera dilaporkan ke pihak dinas atau pihak yang berwajib," ujarnya.
 
Ia kemudian menegaskan bahwa syarat penerima bantuan BPUM Rp 2,4 juta mutlak berdasarkan kriteria dari Permenkop No 6 tahun 2020.
 
Hj Elfiyena juga menambahkan hingga saat ini data pelaku usaha mikro yang sudah diajukan ke Kemenkop UKM mencapai 31.851. Data yang telah diajukan ini oleh pihak Kemenkop UKM akan dilakukan proses cleansing atau pembersihan data untuk kemudian dilakukan validasi serta verifikasi data. Keputusan penerima BPUM hanya dilakukan oleh pihak Kemenkop UKM.
 
Adapun kriteria calon penerima BPUM Rp 2,4 juta sesuai Permenkop UKM Nomor 6 Tahun 2020 adalah:
 
*Warga Negara Indonesia;
*Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK);
*Memiliki Usaha Mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang merupakan satu kesatuan, dan
*Bukan Aparatur Sipil Negara, anggota Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, pegawai BUMN, atau pegawai BUMD.
*BPUM diberikan kepada pelaku usaha mikro yang tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan.
Sumber: 
Humas DKUKM
Penulis: 
surianto
Fotografer: 
surianto
Bidang Informasi: 
KUKM