Kemenkop UKM-Dinas Kop UKM Babel, Fasilitasi UMKM Ikuti Pameran

Pangkalpinang - Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran, Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta, mengatakan, pada tahun ini pihaknya akan memfasitasi UMKM untuk mengikuti 40 event pameran dalam negeri. Sebanyak 700 UMKM ditarget dapat mengikuti even-event nasional tersebut.
 
"Diharapkan 40 event dalam negeri ini mampu dimanfaatkan UMKM Babel untuk mengenalkan produknya dan memperluas akses pasar. Selain itu Pemda juga harus pro aktif mengusulkan UMKM-nya untuk difasilitasi ikut serta dalam pameran tersebut," ujar Wayan saat melakukan rapat dengan Kepala Dinas Koperasi dan UKM se Bangka Belitung di Pangkalpiang, Selasa (30/01/18).
 
Ia menambahkan, Kemenkop UKM juga akan memfasilitasi UMKM untuk mengikuti pameran luar negeri, dan ditargetkan 30 UMKM yang akan mengikutinya. Dua pameran yang dimaksud yaitu Malaysia International Halal Showcase (Mihas) dan Chibimart Summer di Italia atau Festival Indonesia Fair (Mosco).
 
"Keikutsertaan dalam pameran baik dalam maupun luar negeri ini bagian dari program peningkatan daya saing koperasi dan UKM," tambahnya.
 
Kemenkop UKM juga akan melakukan program peningkatan penerapan standarisasi mutu dan sertifikasi produk KUKM. Ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk KUMKM, melindungi dan menjamin usaha KUMKM lebih aman dan memiliki daya saing. Selain itu, program ini juga sebagai upaya meningkatkan produk sehingga memiliki jaminan keaman khususnya, seperti syarat kehalalan.
 
“Program ini dengan total target 2.500 KUMKM. Dengan perincian, sebanyak 330 KUMKM untuk sertifikasi SNI, ISO, 1.514 KUMKM untuk sertifikasi hak merek, 100 KUMKM untuk sertifikasi halal, dan 556 KUMKM untuk sertifikasi hak cipta/desain industri,” jelasnya.
 
Hal yang sama juga diungkapkan Hj. Elfiyena Kadis Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Prov Kep Bangka Belitung menyatakan bahwa pemprov terus berupaya meningkatkan daya saing UMKM. Salah satunya memfasilitasi UMKM untuk mengikuti pameran seperti PRJ. 
 
"Pemprov juga memiliki program keikutsertaan dalam pameran. Diharapkan UMKM yang ada di Kab/Kota dapat memanfaatkan program ini untuk memperluas akses pasar," ucapnya.
Hj. Elfiyena menuturkan bahwa tahun ini pemprov juga memiliki program peningkatan sertifikasi dan perijinan bagi pelaku UMKM. Program ini bagian dari peningkatan daya saing dan kualitas produk UMKM.
 
"Kami akan fasilitasi sebayak 400 UKM untuk sertifikasi halal dan 2500 IUMK gratis. Kami harap Dinas Kop UKM Kab/Kota bisa memanfaatkan dengan mengusulkan UMKM-UMKM yang akan mengikuti program tersebut," tuturnya.
Sumber: 
Humas Dinas KUKM
Penulis: 
Surianto
Fotografer: 
Surianto/Jansen
Bidang Informasi: 
KUKM