Lapis Susu Zulaika Kian Dikenal

Pangkalpinang - Produk UKM Bangka Belitung semakin dikenal masyarakat. Tidak hanya produk seperti getas, terasi, dan martabak yang sudah dikenal luas. Tetapi kue lapis susu 'Zulaika' juga sudah dikenal masyarakat.
 
Lapis susu Zulaika ini kian dikenal dan semakin diminati. Hal itu terbukti dengan semakin banyaknya masyarkat yang mengenal dan memesan kue lapis susu 'Zulaika'. Lapis susu 'Zulaika',  yang enak, manis dan terasa legit dimulut ini jadi semakin diminati. 
 
Zulaikhah Owner UKM Lapis Susu 'Zulaika' mengatakan bahwa pemasaran kue lapis susu ini sudah mencapai Jakarta dan Bandung Pemasarannya dengan menggunakan sistem order. Order dari Jakarta dan bandung, akan di kirim pada pagi hari.
 
"Alhamdulillah, pemasaran kue lapis susu 'Zulaika' semakin dikenal. Kue lapis susu tidak hanya dipasarkan di Kota Pangkalpinang saja, tetapi juga sudah sampai ke Belitung, Jakarta bahkan Bandung," ucapnya saat ditemui dikediamannya di Jl SMP 10 Temberan Pangkalpinang, Jumat (12/01/18).
 
Zulaikhah menambahkan bahwa setiap hari usahanya ini mampu memproduksi sebanyak 150 cup atau pack kue lapis susu. Dengan jumlah produksi tersebut, usahanya ini mampu menghasilkan omset Rp 1.500.000-2.000.000 perhari. Kue lapis susu ini dijual dengan harga Rp 35.000 perpack.
 
"Sehari produksinya bisa mencapai 150 pack. Untuk Jakarta dan Bandung, kita kirim 500 -100 pack, tergantung orderan dari mereka," tambah Zulaikhah, salah satu UKM yang menerima sertifikat halal pada tahun 2017.
 
Zulaikhah mengatakan bahwa UKM Lapis Susu Zukaikha ini berdiri sejak tahun 2013 dan telah mempekerjakan sebanyak empat orang yang merupakan tetangganya. Dengan empat pekerja ini, selain memproduksi lapis susu, usahanya juga memproduksi lapis gulung. Lapis gulung buatannya memiliki tiga varian rasa, yakni pandan, nanas, dan domino.
 
"Kita juga produksi lapis gulung. Lapis gulung ini dipasarkan dengan kisaran harga Rp 25.000- Rp 35.000 perpack," jelasnya.
 
Ketika disinggung kendala yang dihadapi selama menjalankan usahanya, Zulaikhah mengatakan bahwa untuk perijinan dan pemasaran selama ini tidak ada kendala. Namun, yang menjadi kendala adalah kenaikan bahan baku untuk membuat kue. Karena, jika bahan seperti telur dan gula naik, maka dirasa cukup memberatkan.
 
"Kenaikan bahan baku yang begitu mendadak menjadi kendala dan cukup memberatkan. Mudah-mudahan bahan baku tidak sering mngalami kenaikan. Selain itu saya juga berharap dapap segera memiliki HAKI atas usahanya," harapnya.
Sumber: 
Humas Dinas KUKM
Penulis: 
Surianto
Fotografer: 
Surianto
Bidang Informasi: 
KUKM