Berita

Menenun Lidi Nipah Menjadi Produk Bernilai Ekonomi

Pangkalpinang - Pemerintah Provinsi Kep Babel berkomitmen untuk terus mengembangkan lidi nipah sebagai produk kerajinan unggulan. Komitmen ini diwujudkan melalui pelatihan tenun lidi nipah.
 
Pelatihan tenun lidi nipah berlangsung dari tanggal 29 September hingga 2 Oktober 2020. Para peserta yang merupakan pelaku UMKM sangat semangat belajar dalam membuat produk kerajinan tenun lidi nipah.
 
Salah satu peserta, Indah Sari mengungkapkan bahwa menenun lidi nipah merupakan pengalaman pertamanya. Menenun lidi nipah butuh keuletan agar bisa menghasilkan produk yang berkualitas.
 
"Ini pengalaman pertama. Ternyata cukup menarik," katanya saat dijumpai disela-sela pelatihan, Kamis (1/10/20).
 
Ia menambahkan, menenun lidi nipah membutuhkan keuletan dan waktu. Karena lidi nipah disusun satu persatu dan disesuaikan dengan motif yang ingin dibuat.
 
"Menenun itu pastinya butuh keuletan agar hasil tenun lidi nipah kita rapi. Satu persatu lidinya disusun, dan tergantung motinya juga serta bisa dikombinasikan dengan bahan lain seperti daun purun," tambahnya.
 
Kerajinan tenun lidi nipah bisa menghasilkan produk seperti telapak meja dan hiasan dinding. Produk seperti memiliki nilai ekonomi jika dijual dipasaran.

"Produk kerajinan seperti telapak meja dari lidi memiliki nilai jual yang baik. Harganya jauh lebih baik jika dibandingkan dengan lidi nipah yang belum diolah jadi produk kerajinan," ujarnya.

Sebagai informasi, dalam menenun lidi nipah membutuhkan waktu untuk menyelesaikan satu produk. Tenun lidi nipah dengan panjang 1 meter dapat diselesaikan dalam 2 jam atau lebih tergantung motifnya. Dalam sehari biasanya penenun lidi nipah bisa menyelesaikan sekitar 10 meter.

Selain menenun lidi nipah, pada pelatihan ini para peserta juga dilatih menganyam enceng gondong menjadi keranjang atau basket, menganyam tali agel atau tali daun purun menjadi keranjang dan hiasan dinding serta memintal daun purun menjadi tali.

Sumber: 
Humas DKUKM
Penulis: 
surianto
Fotografer: 
surianto
Bidang Informasi: 
KUKM