Berita

Pemprov Babel Terus Berkomitmen Dorong UMKM Ekspor dan Naik Kelas

Pangkalan baru - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan bahwa pelaku UMKM harus mengerti dan memahami bagaimana menyusun strategi bisnis. Oleh sebab itu, pelaku UMKM diberikan pelatihan dan pendampingan.
 
"Kemenkop UKM dan Pemprov Babel memberikan dukungan yang sangat luar biasa kepada UMKM melalui berbagai pelatihan seperti pelatihan ekspor dan penguatan bisnis. Selain pelatihan, dukungan ini diberikan juga dalam bentuk pendampingan agar UMKM Babel  bisa eksport dan naik kelas," kata Gubernur saat memberikan arahan kepada 60 pelaku UMKM Babel di Hotel Santika, Rabu (14/10/20).
 
Gubernur menyatakan bahwa UMKM harus didampingi  terus dan jangan ditinggalkan. Pendampingan agar bisnis UMKM semakin kuat. Pendampingan ini juga akan membantu pelaku UMKM untuk mendapatkan modal kerja. Modal kerja yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan usahanya.
 
"Pendampingan ini juga akan membina pelaku UMKM untuk mendapatkan modal kerja,  dimana modal kerja ini untuk mengembangkan usahanya. Dengan pendampingan dan pembinaan, bisnis UMKM akan semakin kuat dan maju," ujarnya.
 
Ia menyebutkan bahwa UMKM Babel memiliki semangat yang tinggi untuk maju dan berkembang. UMKM Babel harus terus belajar dan beradaptasi, mampu memanfaatkan teknologi serta terus berinovasi.
 
"Terus belajar, beradaptasi dan inovasi. Era ini, kalian bisa manfaatkan teknologi dan smartphone untuk memasarkan produk atau jualan," sebutnya.
 
Selain pelatihan dan pendampingan, Pemprov juga akan membantu promosi produk UMKM bekerjasama market place. Pemprov akan siapkan halaman premium bagi produk UMKM Babel di market place.
 
"Kita akan siapkan halaman premium produk UMKM Babel di market place. Dengan begitu, setiap orang yang buka market place dapat langsung melihat dan memilih produk UMKM kita," katanya.
 
Dijelaskannya, Produk UMKM yang ditampilkan harus memiliki packing yang bagus dan menarik. Menurutnya, packing atau kemasan produk harus bagus dan didesain semenarik mungkin. Karena kemasan yang baik akan mampu menarik customer untuk membeli dengan hanya melihat kemasan tanpa harus merasakannya terlebih dahulu.
 
"Kemasan produk UMKM harus bagus dan menarik. Baru melihat saja orang sudah tertarik untuk membeli. Jadi keunggulan packing jangan dianggapkan sebagai hal kecil namun harus menjadi hal penting agar UMKM bisa maju," ujarnya.
 
Pada kesempatan itu, Gubernur juga mengingatkan pelaku UMKM untuk konsisten dalam menghasilkan produk dengan rasa yang sama. Rasa produk yang dihasilkan tidak boleh berubah-rubah setiap kali produksi.
 
"Ingredients atau komposisinya harus terus sama dan dijaga. Dengan begitu rasa produk yang dihasilkan akan tetap sama," pungkasnya.
Sumber: 
Humas DKUKM
Penulis: 
surianto
Fotografer: 
surianto
Bidang Informasi: 
KUKM