Pendamping IUMK Berperan Membimbing Usaha Mikro Kecil

Pangkalpinang - Kemajuan UMK suatu daerah tidak lepas dari peran pendamping. Pendamping memiliki peran dalam membina UMK, seperti membantu perijinan IUMK, memfasilitator dan memberikan pendampingan bagi pelaku UMK.
 
Ahmad Subekti Kadis Koperasi, UMKM dan Perindag Kota Pangkalpinang mengatakan Pendamping IUMK bertugas membantu UMK dalam melengkapi dan menyerahkan berkas pendaftaran ke Kecamatan dan Kelurahan atau Desa, memverifikasi berkas dokumen yang dibutuhkan, memberikan bimbingan pasca perolehan IUMK. Bimbingan yang diberikan seperti akses pembiayaan, pemasaran, dan mendapatkan pendampingan pelatihan.
 
"Pendamping harus lebih hebat dibandingkan pelaku UMK. Pendamping harus menguasai banyak hal karena pendamping berperan membina dan membantu pelaku UMK untuk mengembangkan usahanya," ucapnya saat membuka sosialisasi program IUMK di ruang rapat Kantor Dinas Koperasi, UMKM dan Perindag Kota Pangkapinang, Jumat (26/01/18).
 
Ia melanjutkan bahwa berdasarkan data di Kota Pangkalpinang terdapat 22.000 UMKM. Dari jumlah tersebut mungkin belum semuanya aktif dan belum semuanya yang memiliki IUMK. Hal ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi pendamping untuk meningkatkam kesadaran pelaku UMK akan pentingnya IUMK bagi kemajuan usahanya.
 
"Sekitar 30 persen yang sudah. Masih banyak pelaku UMK pemula yang masih segan dan malu. Jadi pendamping harus peduli, karena keberhasilan UMK bisa jadi tolak ukur kemajuan ekonomi suatu daerah," ujarnya.
 
Selanjutnya Subekti mengharapkan melalui sosialisasi ini koordinasi semua pihak terkait semakin baik. Pendamping harus mampu meningkatkan kesadaran UMK akan pentingnya IUMK. Pendamping juga harus memverifikasi data UMK dengan teliti agar UMK yang mendapatkan IUMK sesuai dengan lokasi usahanya. 
 
"Mari kita bekerjasama agar pelaku UMK sadar akan pentingnya IUMK untuk mendapatkan kemajuan usahanya. Semoga UMK bisa lebih baik lagi," harapnya.
 
Sementara Hastuti Kabid Pemberdayaan Usaha Kecil Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Prov Kep Bangka Belitung mengatakan bahwa pendamping memiliki peran dalam mensukseskan program pemberian IUMK. Karena pendamping memiliki peran dalam membantu pelaku UMK untuk mendapatkan IUMK.
 
"Pendamping wajib mendampingi pelaku UMK untuk mendapatkan naskah IUMK yang dikeluarkan oleh camat," katanya.
 
Ia melanjutkan bahwa realisasi IUMK di Kota Pangkalpinang pada tahun 2017 melebihi target yang di tetapkan oleh Pemprov. Pemprov menargetkan sebanyak 500 naskah, dan realisasinya mencapai 567 naskah IUMK. Pada tahun 2018 ini, pemprov menargetkan 358 naskah IUMK di Kota Pangkalpinang. Target ini diharapkan dapat terealiasi sama seperti tahun yang lalu.
 
"Kami sangat mengapresiasi peran pendamping dalam mencapai target IUMK tahun lalu. Dan semoga tahun ini, realisasi IUMK tahun ini bisa melebihi target yang kita tetapkan," tuturnya.
Sumber: 
Humas Dinas KUKM
Penulis: 
Surianto
Fotografer: 
Surianto
Bidang Informasi: 
KUKM