Berita

Sinergikan Data KUMKM Terdampak Covid-19, Dinas KUKM Gelar Rapat Dengan Kab/Kota

Pangkalpinang - Dinas Koperasi dan UKM Bangka Belitung melakukan online meeting dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kab/Kota Se- Babel. Hal ini guna mensinergikan data Koperasi dan UMKM terdampak Covid-19
 
"Data tahap awal sudah dilaporkan ke  Pemerintah Pusat.  Itu baru sebagian saja. Kita sinergikan data agar tidak ada ganda UMKM terdampak Covid-19 yang mendapatkan bantuan," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Babel Hj Elfiyena di Pangkalpinang, Rabu (22/04/20).
 
Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan dinas koperasi dan UMKM kabupaten/kota untuk melakukan pendataan UMKM terdampak COVId-19. Pendataan dilakukan dinas Kab/Kota dan tenaga pendamping.
 
"Kita terus lakukan pendataan dan perbaharui data. Seperti dari Kemensos sudah ada irisannya UMKM mana yang mendapatkan bantuannya. Yang belum kita usahakan untuk pada program lainnya," tuturnya.
 
Sementara, untuk kartu prakerja, data sudah disampaikan dan pelaku UMKM sudah ikut daftar kartu prakerja.
 
"Pelaku UMKM yang daftar sebanyak 283. Dan yang berhasil lolos sekitar 150 pelaku UMKM," ungkapnya.
 
Terkaitan pemasaran produk UMKM, Kadis KUKM meminta agar pemkab/pemkot membuat flyer produk UMKM dan membagikan flyer tersebut pada OPD-OPD yang ada. Hal ini dilakukan agar ASN  dilingkungan pemerintah dapat membeli produk UMKM tersebut.
 
"Semarakan gerakan Ayo Beli Produk UMKM khususnya bagi ASN. Gerakan ini dapat membantu pelaku UMKM ditengah pandemi Covid-19 ini," ujarnya.
 
Hj Elfiyena mengharapkan dinas Koperasi dan UKM Kab/Kota mendorong pelaku UMKM didaerahnya untuk melakukan pemasaran secara online melalui medsos dan ecommerce. Pelaku UMKM juga bermitra dengan ojek online dalam mengantarkan produknya kepada customer.
 
"Dorong pelaku UMKM dengan melakukan penjualan produk UMKM secara online sehingga mereka tetap bisa berusaha ditengah situasi seperti ini," kata dia.
 
Dalam mendukung pemasaran, Dinas KUKM Babel juga menyediakan galery produk UMKM di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Babel. Dinas Kab/Kota dapat mengirimkan produk-produk UMKM untuk bisa dipasarkan di galery tersebut.
 
Selain itu, Pihaknya juga menyarankan bagi pelaku UMKM yang terdampak bisa beralih ke usaha lain yang saat ini banyak dibutuhkan masyarakat, misalnya membuat masker atau hand sanitizer.
 
"Pelaku UMKM juga bisa beralih ke produk yang menjadi kebutuhan saat ini seperti produk masker kain atau hand sanitizer," tambahnya.
Sumber: 
Humas DKUKM
Penulis: 
surianto
Fotografer: 
Yulita R
Bidang Informasi: 
KUKM