Berita

Tenaga Pendamping Sebagai Garda Terdepan Pengembangan KUMKM

Pangkalpinang - Sebanyak 43 Tenaga Pendamping Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM) di Prov Kep Babel mengikuti Rakor Monitoring dan Evaluasi Pasca Pelatihan Kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM KUKM DAK Non Fisik tahun 2018 di Balatkop UMKM Babel di Pangkalpinang, Rabu (7/11). 
 
Rakor ini dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 7 s.d 8 November 2018. Turut hadir dalam rakor ini Asdep Peningkatan Kualitas SDM Perkoperasian Talkah Badrus, Kepala UPTD Balatkop UMKM Dinas KUKM Prov Kep Babel, Staf Biro Perencanaan Kemenkop UKM, dan perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Kab/Kota.
 
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Babel Hj Elfiyena menyatakan bahwa tenaga pendamping UMKM ini memiliki peran penting dalam membantu mengembangkan usaha koperasi dan UMKM. Berkat peran tenaga pendamping ini, KUMKM mampu berkembang dan berdaya saing. 
 
"Pendamping itu garda terdepan dalam membantu koperasi dan UMKM berkembang dan berdaya saing," katanya saat membuka rakor di Pangkalpinang, Rabu (7/11).
 
Ia menambahkan peran pendamping sangat dibutuhkan dalam memfasilitasi peningkatan kompetensi SDM KUMKM. Peran penting ini juga harus diikuti dengan peningkatan kapasitas  dan ilmu tenaga pendamping itu sendiri.
 
“Karenanya, keberhasilan pendampingan KUMKM sangat ditentukan oleh kompetensi kerja SDM pendamping. Untuk itu tenaga pendamping ini juga telah mendapatkan pelatihan dan harus selalu mengupdate ilmunya,” tambahnya.
 
Selanjutnya, Ia menuturkan bahwa pada tahun 2018 ini, dinas telah memberikan pelatihan kepada 570 peserta pelatihan dari koperasi dan UMKM. Melalui rakor monev ini, Dinas KUKM Prov Kep Babel ingin mengetahui pencapaian hasil dari pendampingan. 
 
”Tenaga pendamping KUMKM ini telah menjalan tugas dalam tahun ini. Nah dengan rakor monev ini kita ingin bagaimana hasilnya, apa kendala dan apa yang diharus dilakukan kedepanya?," tuturnya.
 
Kedepan, Hj Elfiyena mengharapkan peran penting tenaga pendamping ini perlu mendapatkan apresiasi yang besar. Karena tenaga pendamping harus mendapingi KUMKM tidak hanya dikota, tetapi juga didesa bahkan harus juga mendampingi yang ada di pulau-pulau kecil.
 
"Mari kita beri apresiasi yang besar kepada tenaga pendamping yang mampu mendampingi KUMKM pada daerah-daerah  memiliki karekteristik wilayah yang berdeda dengan yang lain," ajaknya.
Sumber: 
Humas Dinas KUKM
Penulis: 
Surianto
Fotografer: 
Surianto
Bidang Informasi: 
KUKM