Berita

Tutup Bimtek Peningkatan SDM Koperasi, Kadis KUKM Ingatkan Lima Hal Penting Kepada PPKL dan Pendamping Koperasi

Pangkalan Baru - Kadis Koperasi dan UKM Prov Kep Babel Hj Elfiyena ingatkan lima hal penting kepada PPKL dan Pendamping Koperasi. Lima hal tersebut yakni pembina dan PPKL harus terus meningkatkan koordinasi dalam membangun koperasi berkualitas di Babel. Peningkatan koordinasi dan komunikasi antara dinas, PPKL dan pendamping bisa dilakukan dengan memanfaatkan TIK.
 
"PPKL dan pendamping harus berperan aktif. Saling berbagi informasi dan terus berkoordinasi untuk meningkatkan  koperasi yang berkualitas," katanya saat menutup Bimtek Peningkatan Kapasitas SDM Koperasi di Hotel Soll Marina Pangkalanbaru, Jumat (12/4/19).
 
PPKL dan pendamping harus menjalankan tugas dan perannya sesuai wilayah kerja. Dengan begitu, kata Hj Elfiyena, bahwa mereka akan mampu menjalan perannya dengan maksimal. PPKL dan pendamping harus tetap semangat dan bangun komunikasi dengan pengurus koperasi agar dapat membina koperasi menjadi lebih maju lagi.
 
"PPKL dan pendamping tetap semangat dan tak mudah menyerah jika sulit untuk bertemu dengan pengurus koperasi yang dibina. Lakukan pendekatan komunikasi agar pembinaan dan pengembangan koperasi semakin baik," ujarnya.
 
Terkait kehadiran koperasi ilegal, Ia meminta para PPKL untuk menyampaikan informasi terkait ciri-ciri koperasi legal dan memberikan pemahaman tentang perkoperasi yang baik kepada masyarakat. 
 
"Viralkan informasi tentang kewaspadaan terhadap koperasi ilegal baik itu berupa surat edaran yang telah dikeluarkan pemerintah maupun leaflet. Sehingga masyarakat tidak menjadi korban dari koperasi ilegal," tuturnya.
 
Selain itu, PPKL dan pendamping untuk selalu menjaga kesehatan. Dengan menjaga kesehatan, PPKL dan pendamping bisa menjalankan tugas dan perannya dengan baik dan maksimal.
 
"Kalian harus jaga kesehatan. Konsumsi makanan yang sehat dan selalu bawa air mineral agar aktivitas fisik kita selalu terjaga," ujarnya.
 
Terakhir, terkait pemilu 17 April ini, Hj Elfiyena mengingatkan para PPKL dan pendamping dapat mengendalikan diri masing-masing dan tidak terlibat politik praktis. PPKL dan pendamping harus mentaati aturan yang berlaku agar tidak terlibat masalah yang berhubungan dengan pemilu.
 
"Kami tak ingin kalian terlibat politik dan tidak masalah dalam tindakan pemilu. Jangan sikap dan tindakan," pungkasnya.
Sumber: 
Humas DKUKM
Penulis: 
surianto
Fotografer: 
surianto
Bidang Informasi: 
KUKM