Berita

Wagub Buka Webinar Peringatan Harkopnas ke-73 di Prov Babel

Pangkalpinang - Wagub Kep Babel, Abdul Fatah membuka Webinar Pengawasan dan Pemberdayaan Koperasi di Era New Normal, Selasa (28/7/20). Webinar yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Harkopnas ke-73 di Provinsi Kep Bangka Belitung diikuti sebanyak 130 peserta.
 
Webinar ini menghadirkan tiga pembicara, yakni Deputi Pengawasan Kemenkop UKM - Ahmad Zabadi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kep Bangka Belitung - Hj Elfiyena dan Ketua KSP Tunas Karya - Andreas.
 
Wagub Babel mengatakan bahwa turbelensi ekonomi dimasa pandemi  Covid-19 memberikan pelajar berharga bahwa koperasi sektor keuangan dan simpan pinjam sangat rentan dan mudah terkontraksi. Untuk itu perlu disiapkan sistem pengawasan dan penjamin simpanan dikoperasi agar bisa  memberikan rasa aman bagi mereka yang menaruh simpanan atau investasi di koperasi.
 
"Sistem pengawasan dan penjaminan simpanan disiapkan agar mampu memberikan rasa aman terhadap simpanan dikoperasi. Pemerintah juga telah memberikan stimulus dan kemudahan akses pembiayaan agar koperasi dan UMKM dapat terus tumbuh dan mengerakan perekonomian," katanya saat membuka webinar didampingi Kadis Koperasi dan UKM Prov Babel.
 
Wagub Abdul Fatah menuturkan bahwa peringatan Hari Koperasi Nasional ke-73 menjadi momentum bagi koperasi untuk merubah sistem bisnis dengan memanfaatkan teknologi digital dan melakukan inovasi produk serta menghadirkan visi baru ditengah perubahan sosial ekonomi yang dinamis.
 
Lanjut dia, bahwa dinamika perkembangan dunia usaha ke depan menuntut gerakan koperasi untuk mampu meningkatkan daya saing di tengah pandemi Covid-19 pada era new normal.  Ha ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi koperasi, terutama untuk mewujudkan kemandirian bagi gerakan koperasi di Babel, sehingga mampu menjadi koperasi berdaulat, mandiri mewujudkan kesejahteraan anggotanya, dan pembangunan daerah serta nasional secara berkelanjutan.

"Mengikuti perkembangan dunia usaha saat ini dan arus informasi serta iklim keterbukaan. Saya berharap melalui dinas terkait dapat membangun koperasi berbasis IT, penguatan kelembagaan dan pengawasan koperasi, dorong kelompok masyarakat menjadi anggota koperasi, fokus pada akses pembiayaan serta fokus pada koperasi sektor riil yang berorientasi ekspor dan padat karya," ujarnya.

Oleh sebab itu, Abdul Fatah mengajak semua elemen masyarakat dapat memanfaatkan lembaga koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama anggota koperasi dengan cara menumbuhkan kepercayaan kepada para anggota, keterbukaan manajemen, dan penguatan kelembagaan koperasi melalui penyuluhan dan pendampingan koperasi.

Wagub Abdul Fatah memerintahkan untuk memfungsikan secara benar organ pengawas demi memberikan perlindungan hukum bagi anggota.

 
Lebih jauh, Wagub menambahkan bahwa hingga saat ini, di Provinsi Kep Babel sudah terjadi gerakan atau geliat perekonomian. Masyarakat Babel, baik itu anggota koperasi maupun pelaku usaha mulai aktif melakukan kegiatan ekonomi dengan memperharikan protokol kesehatan.
 
"Sudah terjadi gerakan atau mulai menggeliat. Kita sudah mulai beradaptasi dan aktif melakukan aktivitas ekonomi. Buktinya, walaupu ada pandemi Covid-19, nelayan dan anggota koperasi berhasil melakukan ekspor lidi nipah sebanyak 13 ton ke Nepal. Itu tandanya kita aktif dalam perekonomian daerah," tambahnya.
 
Dihadapan 130 peserta, Wagub mengajak pelaku koperasi dan UMKM Babel untuk bergerak maju dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Babel.
 
"Ayo kita terus bergerak untuk memajukan pertumbuhan ekonomi. Melalui Harkopnas ini, Semoga Koperasi di Indonesia pada umumnya, di Babel khususnya mampu menjawab tantang zaman dan bersaing dengan pelaku ekonomi lainnya," harapnya.
Sumber: 
Humas DKUKM
Penulis: 
surianto
Fotografer: 
surianto
Bidang Informasi: 
KUKM