Berita

6 Strategi Wujudkan Koperasi Modern

Pangkalanbaru - Kemenkop UKM memiliki enam strategi guna mewujudkan koperasi modern. Keenam startegis tersebut yakni pengembangan koperasi multi pihak, fokus pengembangan sektor rill, kemitraan, pembiayaan, amalgamasi dan digitalisasi.
 
"Enam strategi ini untuk wujudkan koperasi modern. Koperasi modern tetap bisa jadi tulang punggung perekonomian nasional dan mampu berikan kontribusi pada PDB nasional," kata Gendo Kabag Perencanaan Deputi Perkoperasian Kemenkop UKM di Santika, Rabu (7/4/21) malam.
 
Dijelaskannya, koperasi harus mampu meningkatkan jumlah anggota. Selain itu, memoderinisasi koperasi menjadikan koperasi sektor riil memiliki daya ungkit perekonomian. 
 
Gendo menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendorong hadirnya kemitraan terbuka dengan berbagai pihak seperti UMKM pertanian, pengrajin. Kemitraan terbuka dengan para off taker akan membuat kemajuan bagi koperasi.
 
"Kita dorong koperasi untuk membangun kemitraan terbuka, factory sharing serta terhubung dengan rantai pasok yang baik," tambahnya.
 
Dari pembiayaan, Kemenkop UKM 
akan memaksimalkan pemanfaatan dana KUR dan dana bergulir LPDB serta sindikasi pembiayaan antar lembaga.
 
"Koperasi bisa manfaatkan KUR dan dagulir LPDB," ujarnya.
 
Strategi kelima yakni amalgamasi. Menurutnya, amalgamasi ini dilakukan dengan memerger sesama koperasi sejenis. Atau pun bisa dilakukan dengan menggabungkan unit usaha koperasi sejenis melalui split off dan spin off.
 
"Merger koperasi sejenis menjadi koperasi bersama akan membuat koperasi semakin berkembang dan besar," katanya.
 
Digitalisasi koperasi menjadi strategi terakhir untuk memodernisasi koperasi. Era digital menuntutut koperasi juga harus berdigitalisasi dalam bisnis prosesnya. Digitalisasi sangat penting guna meluaskan skala usaha dan efisiensi.
 
"Digitalisasi jadi keharusan bagi koperasi. Karena dengan digitalisasi, skala usaha koperasi bisa semakin luas, efisiensi, dan tentunya akan menghadirkan kemudahan kecepatan dan keteparan bagi koperasi. Dan pada akhirnya koperasi bisa go public dan go global," pungkasnya.
Sumber: 
Humas DKUKM
Penulis: 
surianto
Fotografer: 
surianto
Bidang Informasi: 
KUKM