Berita

Plt Kadis KUKM : Tenaga Pendamping Bisa Berperan Sebagai Kurator Produk KUMKM

Pangkalpinang - Plt. Kadis Koperasi dan UKM (KUKM) Prov Kepulauan Bangka Belitung, Sunardi mengatakan satu hal yang menjadi tolok ukur kinerja tenaga pendamping KUMKM yakni memastikan kecenderungan pertumbuhan ekonomi dari sisi koperasi dan UMKM ini terus berjalan. Oleh karenanya tenaga pendamping koperasi dan UMK memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas koperasi dan UMK dan pengembangan usaha KUMKM yang dibinanya.
 
"Pendamping koperasi dan UMK harus jadi teman dan mentor serta konsultan bisnis bagi KUMKM. Tenaga pendamping juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan daya saing koperasi dan UMKM," katanya saat membuka kegiatan evaluasi bagi tenaga Pendamping Koperasi dan UMK di UPT Balatkop UMKM, Rabu (30/08/23).
 
Kegiatan rapat evaluasi tenaga pendamping koperasi dan UMK ini dihadiri Kepala Bid Koperasi, Kepala UPT Balatkop UMKM, dan diikuti 37 tenaga pendamping koperasi dan UMK se Prov Kep Babel.
 
Ditambahkannya, pendamping UMKM bisa menjadi kurator pertama bagi produk UMK yang dibina. Dengan begitu, produk UMK yang dibina bisa semakin berkualitas sehingga mampu bersaing dengan produk dari UMK daerah lain.
 
"Tenaga pendamping harus mampu mengkurasi produk pelaku UMKM. Seperti memberikan masukan terkait packaging produk yang dihasilkan agar bisa bersaing dan berkualitas ekspor," tambahnya.
 
Pendampingan itu merupakan cara yang efektif dalam memberdayakan KUMKM. Karena menurutnya, pendampingan bagi koperasi dan UMKM merupakakan suatu aktivitas  pembinaan dan pengajaran dalam membantu pelaku KUMKM sehingga bisa  meningkatkan produktivitas dan daya saing agar bisa menjadi usaha yang lebih besar.
 
"Pendampingan itu kebersamaan. Nanti adanya kolaborasi orkestrasi yang melibatkan berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas KUMKM," ujarnya.
 
Plt Kadis KUKM berharap, tenaga pendamping KUMKM harus terus meningkatkan kualitas dan kapasitas diri. Sehingga ketika turun dilapangan, tenaga pendamping mampu memberikan masukan, binaaan serta advokasi bagi kemajuan bisnis dan usaha koperasi dan UMKM yang didampinginya.
 
"Ketika kalian (tenaga pendamping, red) turun kelapangan, kalian paham apa yang harus dilakukan agar produk koperasi dan UMKM tidak tertinggal dengan daerah lain. Jadi produk UMKM kita bisa semakin berkualitas dan berdaya saing," harapnya.
Sumber: 
KUKM
Penulis: 
an
Fotografer: 
an
Editor: 
anto
Bidang Informasi: 
KUKM