Pangkalpinang – Semangat Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk memperkuat peran koperasi dan UMKM sebagai fondasi perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
 
Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fery Afriyanto, saat menjadi pembina Upacara Bulanan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Halaman Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Senin (20/7/2026).
 
Dalam amanatnya, Fery menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong penguatan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai pilar utama perekonomian nasional. Semangat tersebut selaras dengan tema Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026, "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya."
 
Menurutnya, perkembangan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan.
 
"Ratusan koperasi telah terbentuk, mayoritas telah melaksanakan rapat anggota tahunan, menyelesaikan pemetaan lahan, dan sebagian besar telah memasuki tahap pembangunan gerai. Besar harapan kita, capaian ini merupakan hasil sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Di sisi lain, UMKM terus menjadi tulang punggung perekonomian kita," ujar Fery.
 
Ia menjelaskan, hingga saat ini telah terbentuk 393 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bangka Belitung. Sebanyak 324 koperasi atau 82,44 persen telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), 370 koperasi atau 94,15 persen telah menyelesaikan pemetaan lahan, sedangkan 269 koperasi atau 68,45 persen telah memasuki tahap pembangunan gerai, dengan 94 gerai telah selesai dibangun 100 persen.
 
Capaian tersebut, kata Fery, mendapat apresiasi dari Kementerian Koperasi Republik Indonesia dan menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, pendamping koperasi, pelaku usaha, serta seluruh insan koperasi di Bangka Belitung.
 
Selain koperasi, pemerintah juga terus memberikan perhatian terhadap penguatan UMKM. Menurutnya, UMKM memiliki kontribusi besar dalam menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus menyerap tenaga kerja.
 
Karena itu, pemerintah terus memperluas akses pembiayaan, meningkatkan kualitas produk, memfasilitasi sertifikasi, mempercepat digitalisasi, hingga membuka akses pasar yang lebih luas agar UMKM mampu naik kelas dan semakin kompetitif.
 
Dalam kesempatan tersebut, Fery juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
 
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, lanjutnya, telah membentuk Unit Reaksi Cepat yang yang dipimpin BPBD dan melibatkan berbagai instansi untuk mempercepat penanganan bencana.
 
"Unit ini diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan baik sehingga kebakaran lahan dapat diminimalisir," katanya.
 
Tak hanya itu, Fery turut menyinggung proses penyusunan RKPD Tahun 2027. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menyiapkan program-program prioritas yang benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
 
"Kegiatan yang berdampak langsung terhadap pelayanan publik dan masyarakat harus menjadi prioritas," tegasnya.
 
Menutup amanatnya, Fery mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program, tetapi juga oleh kualitas ASN sebagai pelayan masyarakat, fasilitator pembangunan, penggerak transformasi digital, sekaligus agen perubahan.
 
"Semoga semangat penguatan koperasi dan UMKM menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat koperasi, dan memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas. Mari bekerja dengan integritas, profesional, dan semangat pengabdian demi terwujudnya koperasi berdaya, UMKM naik kelas, ASN berdampak, Bangka Belitung maju, Indonesia berjaya," pungkasnya.