Pangkalpinang - Sebanyak 20 koperasi mengikuti kegiatan fasilitasi dan desiminasi penerbitan izin usaha simpan pinjam di hotel Fox Haris Pangkalpinang, Kamis (23/02/23). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesadaran tentang pentingnya izin usaha bagi koperasi.
Sekretaris Dinas Koperasi UKM Prov Kep Bangka Belitung, Riza Aryani mengatakan, pemerintah terus mendorong koperasi dan UMKM agar bisa tumbuh dan berkembang. Karena koperasi dan UMKM memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
"Program pemberdayaan koperasi terus dilakukan secara bersama-sama dan harus didukung semua pihak. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian dan profesionalisme pengelola koperasi sehingga koperasi bisa berkembang dimasyarakat," katanya saat mewakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Babel membuka acara di Hotel fox Haris, Kamis (23/02/23).
Berdasarkan data ODS, di Babel terdapat 1.150 unit koperasi. Dari jumlah tersebut terdapat sebanyak 75 unit KSP, dan yang aktif sebanyak 58 unit. Jumlah ini meningkat 4 unit dari tahun sebelumnya yang hanya terdapat 71 unit.
"Data tersebut menunjukan ada pertumbuhan koperasi KSP di Babel. Artinya, koperasi di Babel dapat tumbuh dan berkembang," katanya.
Jumlah koperasi di Babel dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Namun, hal yang tak kalah pentingnya yakni bagaimana koperasi tersebut dapat dikelola dengan baik dan benar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Ini menjadi perhatian kita agar koperasi di Babel dapat dikelola dengan baik. Kita lakukan pembinaan, pendampingan dan peningkatan kapasitas SDM seperti hari ini agar koperasi di Babel bisa dikelola dengan baik dan benar sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.
Dijelaskannya, pada kegiatan ini para peserta akan diberikan pemahaman tentang peraturan-peraturan yang mengatur terkait perizinan, persyaratan dan proses perizinan usaha koperasi.
"Pengurus koperasi harus memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk menjalankan usaha koperasi sesuai dengan aturan yang berlaku," jelasnya.
Ditambahkannya, pemerintah senantiasa memberikan pembinaan dan pendampingan bagi koperasi. Dengan melakukan pembinaan dan pendampingan kepada koperasi, diharapkan KSP di Babel dapat dikelola dengan baik dan benar.
"Mari kita satukan langkah membangun koperasi agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi lembaga ekonomi kerakyatan yang tangguh, mandiri dan berdaya saing," ajaknya.
Diharapkan kegiatan ini dapat menghasilkan SDM perkoperasian yang berkualitas dan berkompeten dalam mengelola koperasi.
"Semoga kegiatan ini dapat menghasilkan SDM koperasi yang berkualitas dan berkompeten sehingga mampu menjalankan peran dan fungsi dengan sebaik-baiknya dalam membangun ekomomi di Babel," harapnya.