Sungailiat - Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Riza Aryani, bersama Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pangkalpinang, Evi Heliati Rachmat, menyerahkan santunan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada ahli waris. Penyerahan ini dilaksanakan di kediaman keluarga almarhum Mubaidillah di Sungailiat, Kamis (9/4/2026).
Almarhum Mubaidillah dikenal sebagai pelaku UMKM yang sehari-hari berjualan pentol dan aneka gorengan. Di balik usaha kecilnya, ia telah menjadi peserta program BPJS Ketenagakerjaan melalui fasilitasi Dinas KUKM Babel.
Plt Kadis KUKM Babel, Riza Aryani menegaskan bahwa perlindungan jaminan sosial bukan sekadar program administratif, melainkan kebutuhan penting bagi para pelaku usaha kecil. Menurutnya, rasa aman dalam bekerja akan mendorong pelaku UMKM lebih fokus dan produktif dalam menjalankan usahanya.
“Penyerahan santunan ini adalah bukti bahwa negara hadir. Program BPJS Ketenagakerjaan memberikan kepastian perlindungan ekonomi bagi keluarga pekerja yang ditinggalkan,” ujar Riza.
Ia berharap santunan yang diberikan dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus menjadi bekal untuk melanjutkan kehidupan, bahkan usaha yang telah dirintis almarhum.
“Ini adalah hak pekerja yang telah terdaftar. Semoga bisa dimanfaatkan untuk keberlanjutan hidup keluarga,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pangkalpinang, Evi Heliati Rachmat, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan Dinas KUKM Babel dalam memperluas kepesertaan jaminan sosial di kalangan pekerja, khususnya sektor UMKM.
Menurut Evi, BPJS Ketenagakerjaan terus berupaya memberikan layanan yang semakin cepat dan mudah, termasuk dalam proses klaim manfaat.
“BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memastikan risiko sosial ekonomi tidak membuat keluarga pekerja jatuh ke dalam kesulitan yang lebih dalam,” ujarnya.
Penyerahan santunan ini bukan hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga pengingat bahwa perlindungan sosial memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan hidup keluarga pekerja. Di tengah keterbatasan, kehadiran negara melalui program jaminan sosial menjadi penopang harapan bagi para pelaku UMKM dan keluarganya.