Pangkalan Baru - Sebanyak 25 pengelola koperasi di Babel ikuti pelatihan sertifikasi dan uji kompetensi juru bayar di Grand Vella, Selasa (14/09/21). Pelatihan sertifikasi dan ujikom juru bayar ini diselenggarakan selama empat hari dari tanggal 14 hingga 17 September 2021.
Kepala UPTD Balai Latihan Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Bangka Belitung, Martinawati mengatakan bahwa koperasi merupakan soko guru ekonomi. Maju dan mundurnya koperasi sangat tergantung dari pengelola koperasi. Kualitas SDM menjadi juru kunci keberhasilan pembangunan koperasi.
"SDM pengelola koperasi menjadi kunci keberhasilan pembangunan koperasi dan gerakan koperasi. Kualitas SDM seperti kompetensi juru bayar koperasi perlu ditingkatkan melalui pelatihan sehingga sasaran dan tujuan koperasi dapat tercapai," katanya saat membuka pelatihan, Selasa (14/09/21).
Ia menambahkan, peningkatan kapasitas pengetahuan, keterampilan dan sikap pelayanan yang baik ini sejalan dengan Permenkop UKM No. 5 tahun 2019. Dimana setiap kepala Cabang, Manager, dan pengelola Koperasi Simpan Pinjam atau Usaha Simpan Pinjam wajib memiliki sertifikasi profesi standar kompetensi yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertigikasi Profesi (LSP).
"Kepala Cabang, Manager dan pengelola koperasi KSP/USP wajib memiliki sertifikasi kompetensi yang disyaratkan untuk mengelola koperasi agar koperasi bisa dikelola secara profesional dan akuntabel," tambahnya.
Peningkatan kualitas SDM koperasi menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas koperasi. Ia menuturkan bahwa, pemprov terus berkomitmen untuk membangun SDM koperasi yang berkualitas di Babel setiap tahun sesuai kebutuhan zaman. Peningkatan SDM menjadi faktor yang sangat strategis dalam mengembangkan koperasi.
"Meningkatnya kualitas dan dan kapasitas SDM koperasi akan berdampak pada peningkatan kinerja koperasi dari sisi pengelolaannya. Selian itu juga berdampak pada peningkatan jati diri, nilai koperasi serta citra koperasi dimata masyarakat," ujarnya.
Martinawati berharap, pelatihan sertifikasi ini bisa menghasilkan SDM pengelola koperasi yang memiliki kompetensi sesuai dengan standar yang berlaku. Peserta pelatihan juga diharapkan dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik.
"Ikuti pelatihan ini dengan baik, manfaatkan kesempatannya untuk gali ilmu dan raih sertifikasinya. Dan setelah pelatihan, implementasikan ilmunya dalam mengelola koperasi sehingga koperasi di Babel semakin baik dan maju," harapnya.