Pangkalpinang - Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) Prov Kep Babel mengadakan Kegiatan fasilitasi penerbitan izin usaha simpan pinjam (USP) koperasi dengan wilayah keanggotaan lintas daerah Kab/Kota dalam satu provinsi di Hotel Bangka City, Rabu (22/05/24).
 
Kegiatan ini dibuka oleh Plt Kadis Koperasi dan UKM Prov Kep Babel Riza Aryani didampingi Kabid Koperasi. Kegiatan fasilitasi penerbitan izin USP ini diikuti 25 pengurus koperasi lintas daerah. 
 
Plt. Kadis Koperasi dan UKM Prov Kep Bangka Belitung, Riza Aryani mengatakan bahwa perkembangan koperasi dihadapi tantangan baik internal maupun eksternal. Secara eksternal, perkembangan koperasi dihadapkan pada tantangan SDM, lingkungan dan kelembagaan. Dari sisi kelembagaan, maka koperasi harus memiliki legalitas dan kualitas.
 
"Koperasi harus memiliki legalitas, kualitas dalam pengelolaan manajemen koperasi yang profesioanal dan modern sehingga bisa meningkatkan citra koperasi dimata masyarakat," katanya.
 
Berdasarkan data, jumlah koperasi KSP di Babel sebanyak 75 unit dengan rincian 58 unit aktif dan 17 unit koperasi tidak aktif. Jumlah KSP dan USP di Babel akan meningkat lagi melihat jumlah koperasi konsumen di Babel berjumlah 574 unit. Melihat kondisi ini bisa dipastikan jumlah koperasi yang bergerak di usaha USP akan semakin bertambah.
 
Menurutnya, penambahan ini  disebabkan karenana koperasi konsumen sebagian besar memiliki USP.  Hal ini tentunya menjadi perhatian agar koperasi  baik itu KSP maupun USP bisa dikelola dengan baik dan benar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, mulai dari perizinan, syarat pendirian KSP dan USP dan masa berlaku izin.
 
"Guna membina dan mendapingi  KSP dan USP, kita lakukan kegiatan desiminasi penerbitan izin USP hari ini agar mereka yang ada di Babel dapat berjalan dengan benar dan baik sesuai perpu yang berlaku. Kegiatan ini juga sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pertumbuhan dan perkembangan koperasi," ujarnya.
 
Ia berharap melalui kegiatan ini, semua pihak bisa menyatukan langkah untuk membangun koperasi di Babel agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi lembaga ekonomi kerakyatan yang kuat, tangguh, mandiri dan berdaya saing.
 
"Semoga kita semua bisa membangun koperasi di Babel agar tumbuh dan berkembang menjadi koperasi yang berkualitas  serta jadi lembaga ekonomi kerakyatan yang kuat, tangguh, mandiri dan berdaya saing," pungkasnya.