Pangkalpinang - Sebanyak 30 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mengikuti pelatihan Pengembangan Kompetensi Bahasa Inggris di UPTD Balatkop UMKM Babel. Pelatihan ini akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 6-8 Mei 2024 dengan instruktur dari Tim Kampung Inggris Babel.
 
Pelatihan Bahasa Inggris ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan aksesibilitas pasar global bagi pelaku UMKM..
 
Kepala UPTD Balatkop UMKM Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Babel, Martinawati mengatakan dalam era globalisasi yang semakin berkembang, kemampuan berbahasa inggris tidak lagi menjadi pilihan, melainkan menjadi kebutuhan mutlak, terutama bagi para pelaku UMKM. Penguasaan bahasa asing bagi pelaku UMKM di Prov Kep Babel dianggap sangat penting untuk membantu meningkatkan keuntungan bagi pelaku UMKM.
 
"Pelatihan itu diharapkan dapat membuka peluang pelaku UMKM Babel untuk menembus pasar global," katanya saat membuka pelatihan bahasa inggris bagi pelaku UMKM.
 
Menurut Martinawati, penguasaan Bahasa Inggris penting untuk lebih memberdayakan para pelaku UMKM, sebab UMKM berperan besar dalam gerak roda perekonomian lokal. Pelatihan bahasa inggris untuk UMKM tidak hanya memberikan keterampilan komunikasi yang diperlukan untuk berinteraksi dengan pasar global, tetapi juga membuka pintu kesempatan baru untuk pertumbuhan dan perkembangan usahanya.
 
"Pelatihan bahasa inggris untuk UMKM dapat berdampak terhadap pertumbuhan usaha kecil dan menengah dan menembus pasar global," ujarnya.
 
Dengan mengusasi bahasa inggris, pelaku UMKM dapat dengan lebih mudah menjalin hubungan bisnis dengan mitra internasional. Karena bahasa inggris adalah bahasa universal dalam dunia bisnis, dan kemampuan berkomunikasi dengan baik dalam bahasa tersebut membuka pintu akses ke pasar global yang lebih luas.
 
"Bahasa inggris akan memudahkan UMKM berkomunikasi dengan mitra dari luar nergeri dan dapat dengan lebih lancar menjalin kerja sama dan memperluas jaringan dengan pelaku bisnis dari berbagai negara," sebutnya.
 
Ia menambahkan, pengusasan bahasa inggris juga dapat mempermudah komunikasi dengan klien dan mitra bisnis. Keterampilan komunikasi yang baik dalam bahasa inggris memungkinkan umkm untuk lebih efektif berkomunikasi dengan klien dan mitra bisnis internasional. Selain itu juga dapat meningkatkan daya saing pelaku UMKM.
 
"Kemampuan berbahasa inggris ini akan sangat membantu dalam negosiasi kontrak, presentasi produk atau layanan, dan penanganan keluhan atau masalah dengan pelanggan global. Dalam lingkungan bisnis yang semakin kompetitif, kemampuan berbahasa inggris dapat menjadi keunggulan kompetitif bagi UMKM," tambahnya.
 
Martinawati berharap dengan adanya pelatihan selama tiga hari ini akan memberikan manfaat yang besar bagi semua peserta dan dapat diaplikasikan dalam bisnis masing-masing. Para peserta juga terus aktif melatih diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa inggris agar lebih lancar.
 
"Pelatihan bisa meningkatkan kemampuan bahasa inggris mereka sehingga bisa mempromosikan produknya ke buyer-buyer diluar negeri. Selain itu mereka juga bisa bergaul di berbagai platform media sosial dan digital marketing untuk mengenalkan produknya," harapnya.