Pangkalpinang - Sebanyak 35 pengurus koperasi mengikuti bimbingan teknis Penerapan Peraturan Perundang-Undangan Perkoperasian di hotel Bangka City, Senin (12/06/23). Bimtek ini akan diselenggarakan selama dua hari dari tanggal 12 hingga 13 Juni 2023.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) Prov Kep Bangka Belitung, Yulizar Adnan mengatakan kegiatan bimbingan teknis ini untuk memberikan kesadaran dan pemahaman kepada pengurus koperasi tentang pentingnya penerapan peraturan perkoperasian sebagai pengendali dan pedoman dalam pengelolaan koperasi yang baik dan benar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Kami ingin pengurus koperasi memiliki pemahaman akan pentingnya penerapan perpu perkoperasian dalam mengelola koperasi sehingga koperasi di Babel bisa mandiri dan tangguh," kata Kadis KUKM Babel saat membuka Bimtek Penerapan Peraturan Perundang-Undangan Perkoperasian di Hotel Bangka City, Senin (12/06/23).
Ditambahkanya, masalah pemberdayaan koperasi menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat. Dukungan masyarakat diperlukan agar budaya koperasi yang baik dan benar tumbuh di dalam masyarakat.
Namun banyak permasalahan-permasalahan yang dihadapi koperasi baik secara internal maupun eksternal, diantaranya kurangnya SDM koperasi yang berkualitasi dan tidak adanya regenerasi dalam membangun koperasi.
"Kadang-kadang anak muda enggan untuk meneruskan kepengurusan koperasi. Nah itu tantangan kita untuk mengajak adik-adik milenial kita untuk ikut bergabung dan mengurus koperasi," katanya.
Perkembangan koperasi saat ini dihadapkan tiga tantangan yang cukup besar. Tiga tantangan tersebut yakni SDM, lingkungan dan kelembagaan. SDM koperasi dituntut memiliki skill dan mampu memanfaatkan teknologi. Sementara tantangan terhadap lingkungan, dimana koperasi dituntut untuk meningkatkan kemitraan dengan lembaga lain. Sedangkan disisi kelembagaannya koperasi dituntut berkualitas, legalitas serta citra baik koperasi yang harus ditingkatkan.
"Diperlukan adanya peningkatan SDM yang memiliki skill, mendorong koperasi untuk memiliki kemitraan dengan usaha besar dan kelembagaan yang legal dan berkualitas serta pengelolaan yang modern sehingga dapat menumbuhkembangkan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi," ujarnya.
Oleh karena itu, Para pengurus koperasi yang hadir ini dapat mengikuti bimtek ini dengan baik. Ia berharap melalui bimtek ini, SDM koperasi di Babel bisa semakin berkualitas.
"Diharapkan pengurus koperasi memiliki skill yang baik. Koperasi-koperasi di Babel juga mampu membangun kemitraan dan jaringan usaha dan serta mampu membangun koperasi yang berkualitas sehingga mampu meningkatkan citra koperasi di masyarakat," pungkasnya.