Pangkalpinang - Sebanyak 50 pelaku UMKM mengikuti pelatihan digital markerting secara virtual. Pelatihan digital marketing ini merupakan angkatan pertama pada tahun 2022 ini. Pelatihan akan berlangsung selama empat hari dari tanggal 5 hingga 8 April 2022.
 
"Di era digital, trend bisnis dan marketing berubah sangat cepat.  Untuk itu, pelaku usaha harus memiliki pengetahuan dan skill yang berbeda dari pemasaran tradisional. Pelaku UMKM harus mampu menjalakan strategi digital marketing," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM (DKUKM) Prov Kep Bangka Belitung, Yulizar Adnan saat membuka pelatihan Digital Marketing Angkatan I Tahun 2022 secara daring, Selasa (05/04/22).
 
Menurutnya, Pelaku UMKM harus mengupgrade ilmu dan skill.  Karena diera saat ini pemasaran secara offline saja tidak cukup. Dibutuhkan skill dan strategis untuk menguasai dunia digital marketing.
 
"UMKM harus menguasai dunia digital marketing agar usahanya semakin berkembang," ujarnya.
 
Kadis KUKM menjelasakan bahwa pelatihan digital marketing ini bertujuan untuk melatih peserta agar memahami cara memasarkan produknya secara online baik melalui media sosial dan market place.
 
"Dinas KUKM  Babel ingin pelaku UMKM memahami cara memasarkan produk secara digital. Mereka bisa memanfaatkan media sosial seperti facebook, instagram dan berbagai aplikasi market place untuk memasarkan produknya," jelasnya.
 
Kadis KUKM berharap dengan adanya pelatihan digital marketing ini, UMKM di Babel memiliki kemampuan untuk memasarkan produknya secara digital.  Sehingga dapat meningkatkan hasil pemasaran dan penjualan dengan optimal.
 
"Kita harap mereka bisa memasarkan produknya dengan baik sehingga penjualan meningkat dan pasarnya semakin luas," harapnya.