Pangkalpinang - Sebanyak 60 pelaku UMKM mengikuti sosialisasi Pendampingan UMKM bersam PT Pegadaian di Ruang Tanjung Pesona, Kamis (15/09/22). Kegiatan sosialisasi ini dibuka Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Bangka Belitung, Yulizar Adnan.
 
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Bangka Belitung, Yulizar Adnan mengatakan bahwa pemerintah menetapkan target penyaluran KUR untuk tahun 2023 sebesar Rp 470 triliun dan untuk tahun 2024 sebesar Rp 585 triliun.
 
"Hal itu guna mengakselerasi perluasan akses pembiayaan KUR bagi pelaku UMKM yang unbankable dan terdampak pandemi, serta membantu pemenuhan rasio kredit UMKM yang ditargetkan mencapai 30% dari total penyaluran kredit pada tahun 2024," katanya.
 
Ia menambahkan bahwa Dana KUR yang tersedia di PT Pegadaian Pangkalpinang sebanyak 11 Milyar. Fasilitasi KUR yang tersedia di PT Pegadaian ini 
Mu’nah cukup rendah.
 
"Ada 11 Milyar dana KUR di Pegadaiaan Pangkalpinang. Ini jadi kesempatan bagi UMKM untuk mendapatkan dana KUR yang tersedia tersebut," tambahnya.
 
Kadis KUKM Babel menuturkan bahwa penyaluran KUR melalui perbankan masih banyak yang belum memenuhi persyaratan dokumen formal. Survei BI menyebutkan sebanyak 27 persen  yang belum memiliki dokumen formal perizinan usaha.
 
"Masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki Dokumen formal seperti perizinan usaha atau legalitas usaha. Ini salah satu penghambat UMKM dapat menerima KUR," ujarnya.
 
Kadis KUKM Babel, berharap pelaku UMKM yang hadir pada kegiatan ini dapat melengkapi usaha dengan perizinan agar dapat menerima pinjaman dana KUR dari Pegadaian .
 
"Pelaku usaha harus memiliki dokumen formal. Yang belum memiliki, silahkan datang ke PLUT agar dibantu pembuatan izin usahanya. Sehingga dapat mengajukan peminjaman dana KUR super mikro ini," harapnya.
 
Kepala Cabang Bisnis Mikro PT Pegadaian Pangkalpinang, RM Farhan mengatakan bahwa Pegadaian sejak 10 Juni 2022 ditetapkan pemerintah sebagai salah satu lembaga penyalur KUR. Hal ini tentunya menjadi kabar gembira bagi UMKM.
 
"Kita telah ditetapkan sebagai penyalur KUR yang ke 44. Ini jadi kabar baik bagi pelaku usaha mikro," katanya.
 
Ia menambahkan bahwa penyaluran KUR yang dilakukan Pegadaian yakni KUR super mikro. Artinya, pinjaman KUR maksimal 10 dengan tenor 12 hingga 36 bulan.
 
"Sasaran KUR kita yakni yang maksimal 10 juta dengan tenor maksimal 36 bulan. Mu’nahnya sebesar 6 persen pertahunnya," tambahnya.
 
Lebih lanjut Ia menyatakan bahwa PT Pegadaian Pangkalpinang menyediakan dana 11 Milyar untuk pelaku usaha. Dengan target debitur mencapai 1.100 debitur.
 
"Kami berharap KUR syariah ini dapat menjadi solusi bagi pelaku usaha Ultra Mikro untuk naik kelas. Jadi silahkan pelaku UMKM mengajukan peminjaman dana KUR di setiap Unit pelayanan Pegadaaian yang ada," harapnya..