Pangkalpinang - Pemerintah Provinsi Kep Bangka Belitung menggelar event Babel Expo 2017 sebagai ajang mempromosikan peluang dan potensi daerah, termasuk produk-produk hasil berbagai Usaha Mikro Kecil Menengah di Bangka Belitung.
Kegiatan Babel Expo 2017 ini dilaksanakan selama empat hari, dari tanggal 7-10 Desember 2017 di Alun-alun Taman Merdeka Kota Pangkalpinang. Kegiatan ini menampilkan produk-produk khas UMKM Babel. Pada Babel Expo 2017 ini juga diadakan launching Batik Babel.
"Ini momentum untuk memperkenalkan seluruh potensi daerah dan juga momentum kebangkitan pariwisata Babel. Dengan potensi besar yang dimiliki harus kita kembangkan agar pariwisata kita melesat maju dengan mengangkat produk khas Babel sehingga bisa eksis dan tumbuh," ucap Erzaldi Gubernur Kep Bangka Belitung saat membuka Babel Expo 2017 di Pangkalpinang, Kamis (7/12/17) malam.
Ia menambahkan Babel memiliki potensi besar baik pertanian, perikanan, mineral, perkebunan, pariwisata, dan UMKM. Dengan potensi SDA yang besar, tentunya harus dikembangkan. Percepatan pertumbuhan ekonomi harus didukung sehingga dapat bersaing dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang sudah berlaku.
"Kita harus bisa memanfaatkannya. Apalagi dengan hadirnya pasar bebas, masyarakat Babel harus siap dengan segala strategi agar bisa bersaing dan terus berkembang," ujarnya.
Lebih jauh ia menyatakan di bidang pariwisata Belitung sudah ada KEK Tanjung Kelayang, kedepan di Bangka akan ada dua KEK, yakni KEK Bangka dan KEK Tanjunh Gunung. Begitu juga dengan potensi kulinernya yang luar biasa. Selain itu produk kerajinan juga harus dikembangkan dan dieksploitasi lebih dalam sehingga dapat bersaing di pasar global.
"Banyak potensi yang bisa dioptimalkan agar bisa bersaing. Karena Babel sejatinya memiliki peluang untuk memanfaatkan skala ekonomi dalam negeri dan kita harus memanfaatkan teknologi untuk terus berkembang," ungkapnya.
Selanjutnya ia mengharapkan acara Babel Expo ini sebagai karya investasi berbagai bidang yang bisa terus bergerak maju dengan penuh semangat. Sehingga bisa menunjukan kepada daerah lain bahwa Babel bisa bersaing dengan daerah lainnnya.
"Mari kita bergerak bersama dengan penuh semangat memajukan Babel. Kita tunjukan bahwa kita maju dan siap bersaing. Dan jangan sampai potensi daerah terkalahkan dengan adanya masyarakat ekonomi ASEAN dan malah menjadi penonton di daerah sendiri," ujarnya.