Pangkalan Baru - Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Babel menggelar Rakor Online Data System (ODS) Koperasi dan UMKM Tahun 2021 di Hotel Grand Vella Pangkalan Baru, Selasa (15/06/21). Rakor ODS ini dibuka langsung oleh Kadis KUKM Babel, Yulizar Adnan dan dihadiri perwakilan Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM Kab/Kota se Babel.
 
Kadis Koperasi dan UKM mengatakan bahwa rakor ODS ini sebagai upaya dalam rangka membangun database pemberdayaan koperasi dan UMKM sehingga tersusun peta dasar pemberdayaan koperasi dan UMKM di Babel. Karena tanpa peta data yang jelas dan benar, kebijakan pengembangan koperasi dan UMKM tidak akan bisa optimal.
 
"Kita ingin meningkatkan koordinasi dan sinergitas pendataan koperasi  dan UMKM untuk membangun peta dasar pemberdayaan koperasi dan UMKM yang valid dan lengkap, by name, by adreess," katanya di Grand Vella.
 
Peta dasar koperasi dan UMKM ini sangat penting bagi pengembangan dan pemberdayaan KUKM. Karena perencanaan tanpa data yang lengkap akan kurang maksimal.
 
"Perencanaan yang baik harus didukung data koperasi dan UMKM yang akurat. Untuk itu kita bangun database yang valid dan update agar dapat meningkatkan kualitas perencanaan dan pengambilan keputusan yang tepat," ujarnya.
 
Ditambahkan Kadis KUKM, bahwa pengumpulan, pengolahan dan analisis  serta pelaporan data memerlukan keterampilan yang baik bagi petugas enumerator. Lewat rakor ini, akan terjalin komunikasi dan koordinasi serta sinkronisasi sehingga pengumpulan dan pengumpulan data dapat lebih optimal.
 
"Peningkatkan kemampuan dan pengetahuan para enumerator harus terus ditingkatkan. Karena mereka menjadi orang penting dalam pengumpulan  data yang lengkap," tambahnya.
 
Selanjutnya, Kadis KUKM menuturkan pengumpulan data ODS ini bermanfaat bagi peningkatan kualitas perencanaan pemberdataan koperasi dan UMKM di Babel. Data ODS juga dapat meningkatkan kualitas, efektifitas dan efisensi dalam pemberdayaan koperasi dan UMKM.
 
"Dengan adanya ODS atau peta data akan memudahkan kita memantau dan mengevaluasi pemberdayaan KUMKM serta membantu koperasi dan UMKM dalam pengembangan usahanya," ujarnya.
 
Data real by name, by adreess dan by sector, by jenis usaha koperasi dan UMKM sangat vital artinya bagi pemangku kepentingan. Data real akan memudahkan pemberdayaan dan sinkronisasi program pemberdayaan koperasi dan UMKM.
 
"Sinkronisasi program akan mudah dilakukan apabila ada data yang lengkap sehingga pembedayaan KUMKM akan berjalan maksimal," katanya.