Pangkalpinang - Pemasaran dengan memanfaatkan jaringan internet (e-commerce) belum menyentuh usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Menyadari fenomena itu di Bangka Belitung, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kep Bangka Belitung menghadirkan aplikasi mobile untuk pemasaran, yakni La laper dan boomer marketing.
Jhon Tuahdi Saragih Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Babel mengatakan bahwa sosialisai aplikasi mobile platfrorm ini bertujuan untuk memfasilitasi dan memberikan kesempatan pada UMKM di Kota Pangkalpinang untuk siap bersaing di pasar yang lebih luas. Produk UMKM di Babel harus berani memanfaatkan teknologi informasi untuk promosi dan penjualan produknya.
"Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Babel harus Go Online. UMKM online seiring dengan visi Gubernur Kep Babel yang ingin mewujudkan Babel sejahtera melalui inovasi dengan memanfaatkan teknologi informasi," ujar
Sosialisasi aplikasi mobile platfrom untuk pemasaran produk UMKM ini diadakan di Hotel Puncak Pangkalpinang, Senin (20/11/17). Sosialisasi ini diikuti 100 pelaku UMKM di Kota Pangkalpinang.
Jhon menambahkan pemerintah, dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM bersama Dinas Kominfo, berkomitmen untuk mengonlinekan produk UMKM. Komitmen ini menunjukan keberpihakan pemerintah dalam memajukan UMKM sebagai salah satu tulang punggung dan penggerak perekonomian di Babel.
"Dengan mengikuti sosialisasi aplikasi mobile platfrom ini, para UMKM akan mendapatkan peluang untuk mempromosikan produk dan meningkatkan penjualannya," tambah Jhon.
Para UMKM tersebut juga akan dibimbing mulai dari proses pendaftaran toko online hingga manajemen dan promosi online. Proses promosi sendiri akan dibantu mulai dari pemotretan produk, deskripsi produk, harga. Produk-produk UMKM yang telah terdaftar kemudian akan bisa promosi dan ditempatkan di boomer marketing.
Sementara itu, Nurledi Kabid Koperasi dan UMKM Dinas KopUMKM dan Perindag Kota Pangkalpinang menyampaikan terima kasih atas fasilitasi yang dilakukan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kep Babel dalam meningkatkan daya saing UMKM di Pangkalpinang.
Kata Nurledi, fasilitasi untuk peningkatan daya saing UMKM ini merupakan yang kedua kali dilakukan pemprov Babel setelah sebelumnya fasilitasi sertifikat halal bagi pelaku UMKM di Babel. Sosialiasi aplikasi mobile ini bentuk komitmen pemerintah untuk terus memberdayakan produk UMKM agar lebih dikenal oleh publik luas.
"Sejak awal, daya saing dan promosi produk masih rendah. Untuk itu pemerintah konsen untuk peningkatan daya saing UMKM dan mendukung promosi produknya dengan memanfaatkan teknologi informasi,” ungkap Nurledi.
Sementara, salah satu pemateri lainnya, Reza Saputra mengatakan bahwa UMKM di Babel masih memiliki kendalam dalam hal promosi. Untuk itu, pelaku UMKM Babel perlu melakukan promosi produk melalui online seperti melalui aplikasi mobile. Selain biayanya murah dan mudah, promosi produk UMKM melalui online juga dapat menjangkau masyarakat luas dan tidak berbatas waktunya.
"Aplikasi mobile menjadi solusi untuk mendukung pemasaran produk UMKM. Karena dengan aplikasi mobile (online), pelaku tidak perlu modal besar, cukup dengan handphone produk UMKM bisa dipromosikan," ucapnya.
Dia menjelaskan, La Laper dan boomer marketing ini akan jadi platform agar UMKM Babel untuk memasarkan produknya hingga ketingkat nasional maupun luar negeri. Aplikasi ini membuat UMKM bisa bersaing.
"La Laper ini aplikasi kuliner. Aplikasi mobile untuk mendukung pelaku UMKM menjual produknya. Ini bentuk nyata komitmen pemprov dalam memfasiliyasi dan mendukung promosi produk UMKM," ujarnya.
Reza menambahkan bahwa pemprov juga memfasilitasi agar produk UMKM memiliki toko online sendiri. Lewat aplikasi boomer marketing, pelaku UMKM diajak untuk membangun toko sendiri secara online. Pelaku UMKM akan dibimbing untuk bisa jualan dengan aplikasi boomer marketing. Pelaku UMKM harus daftar sesuai dengan kategori produk UMKMnya, kemudian memasukan produk, foto, dan harga. Dengan begitu, produk UMKM sudah diprpmosikan secara online.
"Download aplikasinya, daftar produk UMKM ke boomer marketing, kita sudah promosi dan jualan secara online," tuturnya.