Pangkalpinang - Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) Prov Kep Bangka Belitung menggelar Bimtek Perkoperasian Bagi Pembina dan PPKL se Prov Kep Babel yang dilaksanakan secara hybrid di Gedung UPTD Balatkop UMKM Babel, Kamis (11/05/23).
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Babel, Yulizar Adnan mengatakan bimtek bagi pembina dan PPKL bertujuan untuk peningkatan pemahaman dan keterampilan sebagai bekal dalam membina koperasi dan anggota sesuai dengan kepentingan anggotanya.
"Ini modal bagi pembina dan pendamping koperasi dalam rangka memberikan pendampingan terhadap koperasi-koperasi dii Babel," katanya saat membuka bimtek perkoperasian didampingi Kabid Koperasi.
Segaimana diketahui, jika dilihat secara kasat mata, koperasi-koperasi di Babel ini ada yang aktif dan bagus, ada juga yang kurang. Oleh sebab itu, pemerintah menaruh harapan besar kepada pembina dan PPKL dalam memberikan pembinaan dan pendampingan bagi koperasi agar koperasi bisa semakin tumbuh dan berkembang.
"Pembina dan pendamping koperasi ini memiliki peran penting. Oleh karena itu bimtek ini menjadi modal bagi kalian dalam memberikan bimbingan pada koperasi.
Sesuai dengan UU No2 5 tahun 1992 yang terkait dengan penciptaan pengembangan iklim dan kondisi yang mendorong pertumbuhan dan permasyarakatan koperasi, pembinaan dan pendampingan terhadap koperasi ini dilakukan antara lain dengan melakukan bimbingan usaha koperasi yang sesuai dengan kepentingan perekonomian anggotanya.
"Pembinaan dan pendapingan dilakukan dengan membantu pengembangan jaringan usaha koperasi, membangun kerjasama yang saling menguntungkan, termasuk juga memperkokoh permodalan serta pengembangan lembaga keuangan. Ini lah peran penting pembina dan pendamping sesuai UU No 25 tahun 1992," ujarnya.
Sesuai dengan UU tersebut, Kadis menegaskan bahwa pembina dan pendamping koperasi (PPKL) menjadi ujung tombak dari pemerintah dalam melakukan pembinaan dan pengembangan koperasi.
"Ini tentunya tugas yang tidak mudah. Namun apabila kita mampu membangun koloborasi, melakukannya dengan ikhlas, maka insyaallah akan menjadi ringan," tuturnya.