Pangkalpinang - Pemprov Kep Bangka Belitung melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kep Bangka Belitung mensosialisasikan One Kecamatan One Center of Entrepreneurship (OK OCE).
 
Sosialisasi OK OCE ini dihadiri ratusan pelaku UMKM dan dilaksanakan di Gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur Babel, Jumat (2/8/19).
 
Tampak hadir dalam acara sosialisasi ini Ketua Korwil ICSB Babel Melati Erzaldi, Kadis KUKM Babel Hj Elfiyena, Founder OK OCE, Indra Cahya Uno, dan Konsultan PLUT KUMKM Babel Ferdinan Hendrata.
 
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyatakan, pihaknya perlu membangkitan UMKM di Babel. Oleh karena itu, pemprov sangat concern kepada UMKM karena dinilai cukup besar menyumbangkan pertumbuhan ekonomi di daerah.
 
"Kawan-kawan (red : pelaku UMKM) itu tahan banting dan tangguh. Jadi usaha kalian itu berdampak pada pertumbuhan ekonomi," katanya saat membuka sosialisasi OKE OCE di Gedung Mahligai, Jumat (2/8/19).
 
Dikatakannya bahwa, Pemprov Kep Babel berharap pertumbuhan UMKM tidak fluktuatif. Untuk itu, pihaknya berharap UMKM bisa naik kelas.
 
"Tahun ini omzet sejuta, ya tahun depan naik jadi dua juta. Sekarang jumlah pegawainya dua orang, tahun depan empat orang. Itu tandanya UMKM naik kelas," ucapnya.
 
Ketua Korwil International Council Small Bussiness (ICSB) Babel Melati Erzaldi mengatakan bahwa sosialisasi OK OCE merupakan kerjasama pemprov Kep Babel, ICSB Babel dan OKE OCE yang sudah jalan di DKI Jakarta.
 
"Sebagai mitranya pemerintah, ICSB mendorong pelaku UMKM dan produknya untuk naik kelas. Kami akan dorong agar produk ini bisa penetrasi ke pasar internasional," kata Melati
 
Ditambahkanya bahwa Mitra ICSB diantaranya Kemendag dan Kemenkop UKM. Melalui kemitraan seperti ini, ICSB mendorong agar semakim banyak produk UMKM Babel dikenal di tingkat nasional maupun internasional.
 
"Produk Babel seperti Cual itu sudah dikenal di nasional. Saya harap ke depan makanan, dan produk lokal Babel bisa masuk pasar internasional," pungkas Melati.