Pangkalpinang - Christina Agustin Asisten Deputi Penelitian dan Pengkajian KUMKM Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop UKM mengharapkan pelaku koperasi dan UMKM di Babel  sudah menggunakan aplikasi berbasis android. Hal ini bisa lebih memudahkan dalam manajemen dalam usaha.
 
"Koperasi dan UMKM harus sudah berbasis android sehingga memudahkan manajemen usaha dan keuanga nya. Dengan sistem berbasis android maka akuntabilitas koperasi semakin tinggi," ujarnya dihadapan 120 peserta pelatihan koperasi di Aula BKPSDMD Babel, Senin (18/2).
 
Christina menegaskan bahwa Kemenkop UKM sudah memiliki aplikasi android, yakni lamikro.  
Aplikasi berbasis android ini untuk menghitung berapa pemasukan dan pengeluaran dan omset serta aset bagi pelaku UMKM.
 
"Aplikasi lamikro ini menjadi solusi bagi pelaku usaha dan koperasi dalam mengurus manajeman usaha. Aplikasi ini juga jadi solusi karena selama ini koperasi dan UMKM sulit akses karena tidak memilki laproran keuangan yang baik," jelasnya.
 
Sistem aplikasi andorid memberikan banyak kemudahan. Menurut Ia, dengan sistem aplikasi maka akuntabilitas manajemen keuangan akan sangat tinggi. Pemasukan dan pengeluaran koperasi akan dapat dilihat setiap hari.
 
"Contohnya di Jambi, sudah ada koperasi yang menggunakan aplikasi berbasis android. Dengan aplikasi tersebut, anggota koperasinya bisa melihat SHU setiap hari dan pengurus pun tidak akan merasa dicurigai karena sudah dapat diketahui bersama," ujarnya.
 
Dihadapan peserta pelatihan, Christina meminta pihak pemprov Kep Babel dapat mengundang pelaku koperasi di Jambi tersebut untuk dapat berbagi ilmu dengan pelaku koperasi di Babel.
 
"Mudah-mudahan aplikasi yang digunakan dikoperasi diJambi tersebut dapat digunakan juga pada koperasi-koperasi di Babel ini. Karena aplikasi tersebut dapat meningkatkan kepercayaan anggota dan menjamin transparansi dalam berkoperasi," ungkapnya.
 
Christina mengingatkan pelaku koperasi dan UMKM akan potensi besar yang dimiliki Babel. Babel sudah menjadi satu destinasi wisata karena aset budaya, keindahan pantai dan kulinernya yang baik. Selain itu, Babel juga memiliki cual sebagai produk unggulan daerah.
 
"Mari manfaatkan potensi besar ini dengan selalu berusaha dan berpikir positif. Karena dengan berpikir positif, kita akan lebih maju dan kreatif," ujarnya.