Pangkalpinang - Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Perjanjian Kerja Sama ini tentang pemberdayaan dan pengembangan Koperasi dan UMKM di wilayah Prov Kep Babel.
PKS ini bertujuan untuk meningkatkan pembinaan, pendampingan, pemberdayaan sekaligus pengembangan koperasi dan UMKM demi terwujudnya koperasi dan UMKM Babel yang tangguh dan mandiri.
Acara penandatanganan berlangsung di ruang pertemuan UPT Balai Pelatihan Koperasi dan UMKM, Air Itam, Pangkalpinang, pada Kamis (6/3/2025).
Kerja sama ini mencakup berbagai program strategis, termasuk pembentukan koperasi syariah, pendampingan halal bagi UMKM melalui Halal Center, serta pengembangan bisnis berbasis syariah.
Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Babel, Ahmad Yani mengatakan bahwa dalam pemberdayaan dan pembinaan bagi koperasi dan UMKM sangat diperlukan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak. Kolaborasi dan sinergi dengan akademisi, instansi vertikal, perbankan, BUMN dan berbagai pihak lainnya sangat diperlukan untuk pengembangan koperasi dan UMKM agar sektor ini bisa tumbuh dan keberlanjutan.
"UMKM menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan disaat terjadinya krisis dan menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat agar terus tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu, pendampingan dan pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan agar mereka tangguh, mandiri dan naik kelas," katanya.
Ia berharap, dengan adanya kerja sama ini, maka Babel bisa membangun ekonomi syariah yang kuat dan mampu mendukung ekosistem halal serta menjadi salah satu destinasi wisata halal.
"Ke depan, dengan adanya kerja sama ini, kita berharap dapat membangun ekonomi syariah yang kuat serta mendukung pariwisata halal (halal tourism) Indonesia," pungkasnya.
Sementara, Wakil Rektor III IAIN SAS Babel, Dr. H. Muh. Misdar, M.Ag., menegaskan komitmen kampus dalam mendorong wirausaha dan UMKM lokal agar bisa naik kelas. PKS ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung tumbuhnya wirausaha. Dalam PKS, pihaknya akan fokus untuk mendukung pelaksanaan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha dan mengedukasi peningkatan ekonomi berbasis syariah.
"UMKM adalah tulang punggung ekonomi masyarakat, sehingga perlu didukung agar semakin berkembang," ujar Dr. Misdar.