Pangkalpinang - Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui UPT Balatkop UMKM menggelar pelatihan pemasaran digital bagi siswa SMK Negeri 3 Pangkalpinang. Kegiatan ini berlangsung di Gedung UPT Balatkop UMKM pada Kamis (11/12/25) dan diikuti oleh 30 siswa.
 
Pelatihan dibuka langsung oleh Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Babel, Arie Primajaya, didampingi Kepala UPT Balatkop UMKM Babel, Martinawati. Suasana pelatihan tampak antusias, apalagi para peserta merupakan pelajar yang akrab dengan dunia digital.
 
Plt Kadis KUKM Babel, Arie Primajaya menegaskan bahwa keterampilan pemasaran digital saat ini sudah menjadi kebutuhan dasar bagi generasi muda. Di era serba cepat dan serba online, dunia usaha, UMKM, koperasi, industri kreatif hingga sektor pariwisata membutuhkan talenta digital yang mampu menguasai berbagai keahlian, mulai dari pembuatan konten, pengelolaan media sosial, branding digital, hingga pengelolaan marketplace dan analisis data.
 
“Sekarang dunia kerja tidak hanya mencari orang yang bisa mengoperasikan teknologi, tapi juga yang adaptif, kreatif, dan mampu melihat peluang,” ujarnya. 
 
Ia berharap siswa SMK dapat menjadi garda terdepan dalam menjawab kebutuhan tersebut.
 
Arie juga menjelaskan bahwa Bangka Belitung tengah memasuki fase transformasi ekonomi baru, di mana UMKM, ekonomi kreatif, dan sektor digital menjadi motor penggerak pertumbuhan daerah. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kapasitas generasi muda melalui pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi profesi, inkubasi wirausaha, hingga pendampingan digitalisasi UMKM.
 
Namun ia menegaskan, transformasi digital tidak bisa dijalankan pemerintah seorang diri. Perlu kerja sama antara sekolah, dunia usaha, koperasi, pelaku UMKM, dan teknologi yang dikuasai anak muda untuk menciptakan ekosistem digital yang kuat.
 
“Pelatihan ini bukan hanya soal mentransfer pengetahuan, tetapi menyiapkan digital entrepreneur Bangka Belitung, generasi yang bukan hanya siap kerja, tapi siap berkarya dan membangun usaha,” tegasnya.
 
Ia berharap pelatihan ini dapat melahirkan wirausaha muda digital (studentpreneur) serta membantu UMKM lokal memperluas jangkauan pemasaran secara online dan memperkuat branding produk daerah.
 
Arie juga mengajak para siswa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. “Ikuti semua sesi, praktikkan ilmunya, dan jangan takut mencoba hal baru. Kalian adalah wajah masa depan ekonomi Bangka Belitung yang lebih kreatif dan berdaya saing,” katanya.
 
Di akhir kegiatan, ia menyampaikan apresiasi kepada SMK N 3 Pangkalpinang, para instruktur, dan semua pihak yang turut mendukung terselenggaranya pelatihan ini. Arie berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas SDM muda di Bangka Belitung.