Pangkalpinang - Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) Prov Kep Babel menerima kunjungan Kerja Komisi II DPRD Beltim di ruang rapat dinas KUKM, Rabu (05/01/21).
 
Kunker Komisi II DPRD Beltim yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Beltim, Sardidi berserta anggotanya diterima langsung Kepala Dinas KUKM Babel Yulizar Adnan didamping pejabat esselon dan pejabat fungsional.
 
Kunker ini terkait dengan program kerja dan kegiatan pemberdayaan bagi koperasi dan UMKM di Babel pada tahun 2022.
 
Kadis KUKM Babel menyampaikan bahwa Dinas KUKM memiliki program untuk memberikan kemudahan perizinan dan perlindungan bagi pelaku UMKM sesuai dengan PP No. 7 tahun 2021.
 
"Pihaknya memberikan kemudahan berusaha bagi UMKM. Perizinan UMKM yakni Nomor Induk Berusaha (BIB) bisa dibuat melalui sistem OSS. Kita bantu pelaku UMKM untuk membuat perizinan karena legalitas usaha sangat penting bagi perkembangan UMKM," katanya.
 
Dinas KUKM juga melakukan pendataan UMKM by name by adreess. Sampai saat ini, terdata ada sebanyak 183.796 UMKM di Babel. Data ini bisa dilihat sesuai dengan titik koordinatnya 
 
"Untuk Beltim terdapat 979 pelaku usaha. Dimana terdapat  974 mikro dan 5 usaha kecil. Data ini bisa dilihat by name by adreess," sebutnya.
 
Terkait koperasi, Dinas KUKM Babel terus memberikan pendampingan kepada koperasi di Babel agar bisa tumbuh dengan sehat dan bisa melakukan ekspor khususnya koperasi produsen. Di Bangka, ada koperasi angsa putih yang telah berhasil ekspor lidi nipah.
 
"Kita berikan pendampingan agar koperasi bisa ekspor. Koperasi angsa putih sudah bisa ekspor lidi nipah sebanyak tiga kali. Sementara Koperasi kacang butor terus didampingi agar bisa ekspor lada pada Bulan November tahun ini," ujarnya.
 
Kadis KUKM menambahkan bahwa Dinas KUKM juga memberikan fasilitasi sertifikat halal dan bantuan alat pendukung produksi bagi UMKM se Babel. Hal ini sebagai upaya untuk membantu UMKM terdampak pandemi sekaligus meningkatkan kualitas produk UMKM Babel.
 
"Tahun 2021 ada 44 UMKM se Babel yang mendapatkan, 7 diantaranya adalah UMKM dari Kab Beltim. Sementara untuk bantuan alat pendukung produksi, ada sebanyak 31 UMKM yang menerima bantuan ini," ungkapnya.
 
Sementara untuk pengembangan SDM KUMKM, Ia mengatakan bahwa ada berbagai pelatihan yang diberikan kepada KUMKM di Babel baik secara luring maupun daring
 
"Pelatihan secara virtual dan gratis di www.edukukm.id, pelatihan produk berorientasi ekspor, dan pendampingan bagi KUMKM melalui pelatihan serta pendampingan melalui PLUT KUMKM Babel," pungkasnya.