Pangkalpinang – Komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam membangun ekosistem halal kembali mendapat pengakuan. Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima Babel Halal Award 2026 dari LPPOM MUI Babel pada ajang Sosialisasi dan Edukasi Halal dalam rangka Festival Syawal 1447 H.
 
Penghargaan tersebut diserahkan di Ruang Tanjung Kelayang, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (4/3/2026). Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa upaya fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di daerah terus berjalan konsisten dan terarah.
 
Babel Halal Award merupakan ajang apresiasi tahunan yang diberikan kepada para pemangku kepentingan bidang halal yang dinilai berjasa dalam edukasi, informasi, advokasi, serta fasilitasi sertifikasi halal. Tahun ini, Dinas KUKM Babel dianugerahi penghargaan sebagai Fasilitator Sertifikat Halal Tahun 2025, sekaligus ditegaskan sebagai mitra strategis LPPOM dalam penguatan ekosistem halal daerah.
 
Pelaksana Tugas Kepala Dinas KUKM Babel, Arie Primajaya, menegaskan bahwa capaian ini tidak berdiri sendiri.
 
“Penghargaan ini tidak terlepas dari dukungan dan komitmen kuat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, yang terus mendorong percepatan penguatan ekosistem halal daerah sebagai bagian dari strategi peningkatan daya saing dan nilai tambah produk UMKM Bangka Belitung,” ujarnya.
 
Sejak 2017 hingga 2025, Dinas KUKM telah memfasilitasi sertifikasi halal reguler bagi 1.485 unit usaha. Angka tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan pasar terhadap produk-produk lokal Bangka Belitung.
 
Tak berhenti di situ, memasuki 2026, Dinas KUKM juga tengah mengakselerasi pemanfaatan kuota 5.918 sertifikat halal skema self declare melalui Program SEHATI 2026 dari BPJPH. Program ini membuka akses lebih luas dan cepat bagi pelaku UMKM untuk memperoleh sertifikasi halal.
 
Sinergi pun terus diperkuat bersama LPPOM, BPJPH, Bank Indonesia, LP3H, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Tujuannya satu: memastikan UMKM Bangka Belitung tidak hanya tumbuh, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif, baik nasional maupun global.
 
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk semakin mempercepat langkah dalam mewujudkan Bangka Belitung sebagai daerah yang unggul dalam pengembangan UMKM halal,” tutupnya.