Pangkalpinang - Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Bangka Belitung melalui UPT Balatkop UMKM memberikan pelatihan budidaya ikan nila dengan teknik bioflok kepada 30 UMKM sektor perikanan.
Pelatihan Budidaya Ikan Nila Dengan Teknik Bioflok ini dibuka Kepala UPT Balatkop UMKM Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Babel, Martinawati mewakili Kepala Dinas KUKM Babel di Gedung UPT Balatkop UMKM, Senin (19/09/22).
Pelatihan ini diikuti 30 peserta ini menghadirkan dua instruktur dari Pusat Riset Perikanan Badan Riset dan Inovasi Nasional. Prof Dr. Estu Nugroho dan Samdidi, M.App.Sc .
Kepala UPT Balatkop UMKM, Martinawati mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis pelaku UMKM sektor perikanan khusus UMKM Budidaya Ikan Air Tawar.
"Tujuan pelatihan ini agar UMKM budidaya ikan air tawar memiliki kemampuan teknis untuk membudidayakan ikan nila dengan bioflok," katanya.
Budidaya ikan nila memiliki potensi untuk dikembangkan di masyarakat. Menurutnya, budidaya ikan dengan teknik bioflok sangat menguntungkan. Selain itu, budidaya ikan juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat yakni kebutuhan akan ikan.
"Dinas KKP mendorong budidaya ikan air tawar. Melihat ini, pihaknya pun berkolaborasi dengan mengajak UMKM sektor perikanan untuk membudidayakan ikan air nilai karena budidaya ikan air tawar ini masih menjanjikan bisa menambah pendapatan masyarakat," ujarnya.
Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa para peserta akan mendapatkan materi tentang cara pembuatan bioflok, cara budidaya ikan nila dengan teknik bioflok, manajemen budidaya dan analisis usaha.
Bioflok adalah salah satu teknologi budidaya ikan, yakni suatu teknik budidaya melalui rekayasa lingkungan yang mengandalkan pasokan oksigen dan pemanfaat mikroorganisme yang secara langsung dapat meningkatkan nilai kecernaan pakan.
Ia berharap, para peserta dapat aktif dan responsif dalam mengikuti pelatihan. Dengan begitu, peserta dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dari para instruktur dalam menjalankan budidaya ikan nila teknik bioflok.
"Kita harap mereka dapat menerapkan ilmu yang didapat setelah mengikuti pelatihan ini sehingga dapat meningkatkan penghasilan keluarga maupun kelompoknya," harapnya.