Tanjungpandan - Pendampingan, pemberdayaan serta pelatihan terus diberikan kepada UMKM di Provinsi Kep Babel. Pendampingan dan pemberdayaan yang dilakukan dimulai dari perizinan, menajemen produksi, peningkatan kualitas produk, dan memfasilitasi akses pembiayaan. Selain itu juga dilakukan upaya mendorong kemitraan, pemasaran baik online maupun offline serta mendorong pemanfaatan IT untuk pengembangan usaha UMKM.
"Pemberdayaan, pendampingan untuk pengembangan usaha bagi UMKM diberikan sebagai bukti bahwa pemprov selalu memberikan perhatian khusus demi kemajuan UMKM di Babel," katanya saat membuka Workshop Wirausaha Perempuan di Era Digital di Tanjung Pandan Belitung, Rabu (16/03/22).
Pemberdayaan, pendampingan, dan perlindungan bagi UMKM dilakukan sejalan dengan berlakunya UU Cipta Kerja dan PP No 7 tahun 2021. Kehadiran peraturan ini mendorong UMKM untuk beradaptasi dan berdigitalisasi.
Kadis KUKM menyebutkan bahwa Dinas Koperasi dan UKM (DKUKM) Prov Kep Babel sejak awal terjadinya pandemi, sudah melatih dan mendidik pelaku UMKM untuk melek digital. Berbagai pelatihan pun telah diberikan baik melalui daring maupun luring.
"Kita terus dorong UMKM melek digital. Pelatihan digital marketing via zoom, promosi produk melalui media sosial, market place dan virtual expo. Kemenkop UKM juga menyediakan pelatihan secara virtual melalui web edukukm.id" sebutnya.
Diakhir sambutanya, Kadis KUKM mengharapkan workshop wirausaha ini mampu memberikan dampak bagi pengembangan usaha bagi UMKM khusus pelaku UMKM perempuan.
"Workshop ini mampu mendorong UMKM perempuan untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan kemajuan TIK sehingga memberikan dampak bagi kemajuan dan pengembangan usahanya" tutup Kadis KUKM Babel.