Tanjung Pandan - Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) Prov Kep Bangka Belitung menggelar rapat koordinasi teknis perencanaan urusan koperasi dan UKM tahun 2024 di Prov Kep Babel di Tanjung Pandan Belitung, Rabu (21/02/24). Rakor yang dihadiri Dinas Koperasi dan UKM Kab/Kota se Babel dibuka langsung Plt. Kadis Koperasi dan UKM Prov Kep Babel.

Plt Kadis Koperasi dan UKM (KUKM) Prov Kep Bangka Belitung, Riza Aryani mengatakan bahwa capaian kinerja urusan koperasi dan UKM pada tahun 2023 cukup menggembirakan dan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari  pertumbuhan usaha kecil yang meningkat dari 3.730 usaha kecil menjadi 3.863 usaha kecil pada tahun 2023. Begitu juga dengan koperasi yang meningkat dari 1.150 menjadi 1.188 unit koperasi.

"Capaian kinerja kita menunjukan tren positif.  Salah satu capaian kinerja yang menunjukkan tren yang positif seperti penerbitan sertifikat halal tahun 2022 sebanyak 79 sertifikat halal meningkat menjadi 225 sertifikat halal pada tahun 2023. Begitu juga jumlah NIB yang diterbitkan mengalami peningkatan dari 1.011 menjadi  1.025 NIB yang telah diterbitkan pada tahun 2023," katanya saat membuka rakortek di Tanjung Pandan Belitung.

Lebih jauh Ia menjelaskan, pada tahun 2024 ini dengan anggaran belanja daerah yang sangat ketat, pihaknya tetap mendukung program dan kebijakan nasional antara lain seperti program 1.000 sertifikat halal bagi UMKM produk makanan dan minuman dan RPH, peningkatan kapasistas SDM koperasi dan UMKM melalui program pendidikan dan pelatihan, dan fasilitasi pelaku UMKM melalui program pemberdayaan UMKM.

"Kita tetap memberikan fasilitasi sertifikat halal dengan target 1.000 sertifikat halal, pelatihan kepada 825 pelaku KUMKM dan fasilitasi kepada UMKM pemula, mapan dan disabilitas sebagai upaya untuk meningkatkan rasio wirausaha dan kontribusi dalam penurunan kemiskinan ekstrim tahun 2024," jelasnya.

Ditambahkannya, guna mencapai target tahun 2024, ada beberapa program yang dilakukan yakni program pelayanan izin usaha simpan pinjam, program pemberdayaan dan perlindungan koperasi, program pengawasan dan pemeriksaan koperasi program penilaian kesehatan KSP/USP koperasi, program pemberdayaan UMKM, program pengembangan UMKM, program pendidikan dan latihan perkoperasian, dan program penunjang urusan pemerintahan.

Sementara untuk rencana kerja tahun 2025, Menurutnya masih fokus pada beberapa halal seperti pencapaian 1.000 sertifikat halal terutama pada produk makanan minuman dan  RPH, penyaluran bantuan peralatan produksi kepada pelaku umkm di 7 Kab/kota, pemberian jaminan keselamatan ketenagakerjaan bagi UMKM, dan penguatan kapasitas SDM pengurus koperasi dan pelaku UMKM melalui program pendidikan dan pelatihan, serta meningkatkan jumlah koperasi modern.

"Renja tahun 2025 kita masih fokus pada lima itu. Semua ini untuk meningkatkan produktifitas dan pengendalian inflasi, penanggulangan kemiskinan ekstrim dan sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Diakhir sambutanya, Plt Kadis mengharapkan para peserta selama rapat ini berlangsung dapat memberikan masukan serta kontribusi yang positif untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi dan kab/kota untuk urusan koperasi dan UMKM. Selain itu juga diharapkan, rakor ini dapat mengintegrasikan dan mensinkronisasikan pelaksanaan program dan kegiatan yang mendukung pencapaian indikator-indikator kinerja koperasi dan UMKM di Prov Kep Babel

"Pertemuan pada hari ini merupakan momentum yang sangat baik, untuk kita bersama-sama mengevaluasi perkembangan sasaran, program dan kegiatan yang telah dilakukan serta sebagai bahan masukan untuk menyiapkan langkah-langkah strategis  kedepannya," ujarnya.