Pangkalpinang - Pemerintah Provinsi Kep Bangka Belitung ingin mengoptimalkan peran PPKL (Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan) untuk meningkatkan pemahaman perkoperasian masyarakat di Bangka Belitung. 
 
"PPKL harus memberikan penyuluhan dan pengetahuan kepada masyarakat tentang koperasi agar dapat aktif dalam perkoperasian. Dengan peran PPKL yang baik, maka koperasi yang tidak aktif akan menjadi kopeasi aktif dan sehat," ujar Elfiyena Kadis KUKM Babel dihadapan para PPKL pada acara Pelatihan Perkoperasian Bagi PPKL di Balat Kop UMKM di Pangkalpinang, Selasa (20/02/18).
 
Kegiatan ini dihadiri sebanyak 34 orang peserta pelatihan yang terdiri dari 8 orang Pendamping dan 26 orang PPKL, perwakilan dari 5 kota/kabupaten yang ada di Bangka Belitung.
 
Ia mengatakan bahwa pihaknya selaku aparatur negara yang bertanggung jawab atas pengembangan koperasi dan usaha kecil menengah bertekad untuk meningkatkan kualitas PPKL dan pendamping sebagai upaya mewujudkan perkembangan Koperasi dan UMKM. Dengan pelatihan seperti ini kemampuan PPKL akan semakin meningkat dalam membina kopeasi.
 
"Ini jadi upaya kita dan masuk dalam program pemberdayaan dan pengembangan koperasi guna meningkatkan kualitas SDM perkoperasian. PPKL harus tetap semangat dan memiliki komitmen untuk memajukan koperasi dan UMKM," ujarnya.
 
Ia mengatakan penyuluh sebagai kepanjangan tangan pemerintah harus mampu menularkan ilmu dan pengetahuan yang didapat dari pelatihan ini sehingga masyarakat memahami peran penting koperasi dalam menggerakan ekonomi kerakyatan. Selain itu, PPKL juga harus mampu mendorong koperasi yang tidak aktif menjadi aktif kembali.
 
"Penyuluh perlu memberikan pengertian dan pemahaman tentang manfaat koperasi bagi anggotanya. Sehingga koperasi bisa aktif dan menggelar Rapat Akhir Tahun (RAT)," katanya.
 
Selain melakukan sosialisasi kepada masyarakat, lanjut dia, tugas PPKL juga akan melakukan pembinaan-pembinaan lembaga koperasi yang telah terdaftar dan membina UMKM yang ada.
 
"Kedepan, PPKL tidak hanya meningkatkan pemaham koperasi, tetapi juga harus bisa membina koperasi serta membantu menyiapkan data ODS baik ODS koperasi maupun UMKM," pungkasnya.