Pangkalpinang - Pemprov Kep Babel tidak pernah lelah dan menyerah untuk memajukan UMKM Babel. Setelah tahun lalu, Babel berhasil mengekspor lidi nipah ke Nepal, kini Dinas KUKM terus berupaya untuk mendorong ekspor produk UMKM Babel lainnya seperti produk kerajinan untuk bisa ekspor.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan memberikan pendampingan dan pelatihan kepada pelaku UMKM kerajinan pelepah pinang.
"Pemprov Kep Babel melalui Dinas Koperasi dan UKM terus menggali potensi ekspor produk UMKM Babel. Hai ini ditunjukan dengan memberikan pelatihan pengolahan pelepah pinang guna mendorong produk kerajinan Babel untuk bisa ekspor. Karena potensi pasar produk kerajinan masih terbuka lebar," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Babel, Yulizar Adnan membuka pelatihan usaha produkif kerajinan pelepah pinang di Hotel Sun Pangkalpinang, Selasa (22/06/21).
Pelatihan ini diikuti 36 peserta yang merupakan pengrajin di Babel dan akan berlangsung hingga tanggal 25 Juni 2021. Para peserta akan mendapatkan pelatihan dari Tim Indo Eximpro.
Pemprov Kep Babel juga terus berupaya mendorong UMKM untuk terus berinovasi melalui pelatihan kerajinan pelepah pinang. Upaya inovasi untuk menggerakan ekonomi masyarakat ditengah pandemi.
"Kebijakan pemprov terus berusaha bangkit UMKM dimasa pandemi ini. Ini juga sebagai upaya inovasi untuk menggerakan UMKM di Babel agar dapat menggerakan ekonomi sehingga UMKM kita tidak terpuruk" katanya.
Selanjutnya, Ia menuturkan, potensi pohon pinang cukup besar. Pohon bisa dimanfaatkan sebagai tajur, buah bisa diekspor. Sementara pelepah pinang bisa diolah menjadi piring dan kotak makanan dan bros.
"Pelepah ini bisa dijadikan pengganti stryofoam sebagai piring atau tempat makanan. Ini bisa jadi potensi yang besar bagi UMKM kita," tuturnya.
Ditambahkanya, produk kerajinan UMKM memiliki kualitas. Kedepan produk kerajinan seperti kerajinan lidi nipah dan piring ini ditargetkan bisa diekspor seperti lidi nipah.
"Pangsa pasar kerajinan lidi nipah dan piring pelepah pinang ini cukup banyak diluar. Kita akan akan coba dorong agar produk ini bisa ekspor," tambahnya.
Terkait pelatihan ini, Kadis KUKM Babel mengharapkan para peserta pelatihan dapat serius mengikuti pelatihan ini dan mengambil ilmu yang diberikan para narasumber.
"Ikuti pelatihan ini dengan baik. Gali ilmu sebanyak-banyak dari para narasumber agar kalian dapat berkreasi dan berinovasi," harapnya.