Pangkalpinang - Pembukaan Gebyar HUT UMKM di Taman UMKM Prov Babel berlangsung meriah, Rabu (31/08/22). Kegiatan Gebyar HUT UMKM ini akan digelar hingga 2 September 2022. 
 
Pemukulan gong oleh Sekda Prov Kep Bangka Belitung, Naziarto didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov Babel menandai dimulainya gebyar HUT UMKM 2022 di Babel.
 
Sekda Prov Kep Babel, Naziarto mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di Babel sudah semakin berkembang. Jika dilihat dari tahun sebelumnya dan saat ini baru keluar dari masa pendemi, Babel sudah bisa melaksanakan kegiatan Gebyar UMKM. Hal ini menunjukan bahwa motivasi dan upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan para stakeholder merupakan kerja yang nyata. 
 
"Gebyar ini menandakan bahwa komunikasi dan informasi yang disampaikan kepada pelaku UMKM itu dapat diterima mereka secara baik dan postif. Selain itu, Gebyar UMKM ini membuktikan bahwa geliat ekonomi di Provinsi Kep Babel semakin baik," katanya.
 
Perkembangan UMKM di Babel sejauh ini cukup baik. Namun begitu, menurut Sekda, selama ini pelaku UMKM masih underbanked dan unbankable. Artinya pelaku UMKM hanya mempunyai rekening tetapi tidak memanfaatkan perbankan tersebut dengan baik. Pelaku UMKM juga masih melakukan transaksi dalam menjalankan usahanya secara cash.
 
"Pelaku UMKM kita ini masih  belum memaksimalkan pelayanan yang dimiliki perbankan dan masih menggunakan pola lama yakni cash dalam transaksinya," katanya.
 
Kedepan, Pemprov menginginkan, pelaku UMKM ini bisa lebih hemat dalam waktu dan bekerja. Oleh karena itu, Pemprov mengedepankan agar pelaku UMKM harus tidak boleh lagi underbanked dan unbankable. Pelaku UMKm harus melek digital atau melakukan digitalisasi dalam menjalankan usahanya.
 
"Kedepan kita menginginkan agar mereka digitalisasi, melek digital dalam menjalankan usahanya. Karena lebih hemat waktu dan transaksi bisa dilakukan dimana saja," ujarnya 
 
Terkait kemunculan pelaku usaha baru, Sekda menyatakan bawha Pemprov akan melakukan pembinaaan dan pendampingan dengan melakukan beberapa hal yakni memberikan informasi tentang tata cara berbisnis, meningkatkan keterampilan pelaku UMKM agar bisa mengembangkan usahanya dengan pelatihan-pelatihan yang diberikan pemerintah. 
 
Selain itu, pemerintah juga mensupport permodalan bagi pelaku usaha melalui fasilitasi kredit lunak dengan bunga yang rendah, serta mendorong perusahaan untuk mengucurkan CSR bagi pelaku usaha.
 
"Kita dampingi mereka, berikan pelatihan dan fasilitasi kredit bunga rendah. Kita juga himbau pelaku usaha besar agar mampu mengucurkan dana CSR kepada pelaku UMKM sehingga mereka bisa menambah modal usaha," sebutnya.
 
Lebih jauh Sekda menegaskan bahwa UMKM menjadi sektor yang mampu menggerakan perekonomian masyarakat. Pada saat krisis 1998 dan pandemi, UMKM terus berkiprah dan melakukan usahanya sehingga menggerakan ekonomi.
 
"Saat krisis, UMKM menjadi sektor yang mampu terus berkiprah dan berkembang. Karena itu kita terus berikan support ke UMKM," tegasnya.
 
Sekda menambahkan bahwa pelaku UMKM mulai dari tingkat regional hingga nasional harus bersama-sama bergerak agar bisa mengatasi resesi ekonomi secara global yang kadang-kadang sulit ditebak penyebabnya. Oleh sebab itu, Pemprov berharap dengan program yang dikakukan saat ini, dapat mendorong UMKM melek digital supaya lebih mudah dalam melakukan usahanya melalui transaksi digital.
 
"Pelaku UMKM harus melek digital sehingga kita bisa bangkit dan bisa tumbuh untuk melaksanakan usahanya agar menjadi UMKM Tanggu, UMKM Hebat," pungkasnya
 
Sebelumnya, Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Kep Bangka Belitung, Yulizar Adnan menyatakan bahwa gebyar UMKM ini sebagai momentum kebangkitan UMKM pasca pandemi. Selain itu juga ini sebagai ajang silaturahmi pelaku UMKM. 
 
"Ini momentum untuk kebangkitan UMKM pasca pandemi" katanya.
 
Ia menambahkan bahwa Gebyar UMKM ini merupakan kolaborasi dari 13 Komunitas UMKM, dan berbagai stakeholder lainnya.  Berbagai kegiatan dilaksanakan pada Gebyar HUT UMKM ini seperti bazar produk UMKM, talkshow UMKM, layanan Izin usaha (NIB), donor darah dan cek kesehatan, fun games bagi UMKM, lomba menyanyi lagu perjuangan, dan fashion show serta pasar murah.
 
"Pada Bazar UMKM kali ini, pihaknya melibatkan 90 pelaku usaha mikro, 2 pelaku usaha kecil, 13 stand komunitas UMKM, stand PT PNM, stand Bank Sumsel Babel serta stand Honda Niaga Bangka," sebutnya.
 
Adapun tujuan gebyar ini, Menurut Kadis KUKM yakni memperluas dan memperkuat jaringan kerjasama, mendorong kebangkitan ekonomi melalui kreatifitas dan daya saing UMKM, membentuk UMKM tangguh serta mendorong UMKM naik kelas dengan go digital
 
"Kita ingin mendorong UMKM bisa segera bangkit setelah pandemi. Kita juga mengajak UMKM-UMKM ini melakukan usahanya melalui digitalisasi," ujarnya.
 
Untuk mendorong UMKM naik kelas, pihaknya memberikan fasilitasi NIB, fasilitasi sertifikat halal, sertifikat Hak Merek serta terus memberikan pendampingan dan pelatihan kepada pelaku UMKM.
 
"Kita ingin UMKM naik kelas. Kita fasilitasi mereka dengan NIB, sertifikat halal, dan hak merek serta terus kita berikan pendampingan," pungkasnya.
 
Pada kesempatan itu, Kadis sampaikan ucapan terima kasih kepada para mitra dan sponsor acara. Mitra dan spronsor tersebut yakni Bank Sumsel Babel, Kanwil DJPb Babel, Honda Niaga Bangka, Bank Sumsel Syariah, Timah UPLB Belinyu, PNM Babel, BPJS Ketenagakerjaan Babel, Angkasa Pura II, BI Babel, Honda Motor, RM Pagi Sore, Duta Computer, Koperasi KPKS Bukit Layang, SRC Community, RM Barejo Galo, Sriwijaya Adv, BRI Pangkalpinang, dan PT. SSSS.
 
Pada acara tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis sertifikat pendamping Halal, sertifikat Hak Merek, sertifikat hak cipta, sertifikat NIB dan BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga tenaga kerja penerima manfaat.