Pangkalpinang - Gubernur Kep Bangka Belitung berencana menerapkan aplikasi e-koperasi bagi koperasi dilingkungan ASN. Karena penerapan e-koperasi ini dapat meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
"e-koperasi ini sangat baik diterapkan bagi koperasi ASN di Pemprov Babel. Agar dapat meningkatkan kesejahteraan ASN dan keluarganya," harap Gubernur Erzaldi pada saat mendengarkan paparan manfaat koperasi menggunakan e-koperasi di ruang rapat Kantor Gubernur, Air Itam Pangkalpinang, Kamis (20/12/18).
Pada kesempatan itu Gubernur Kepulauan Bangka Belitung didampingi Kadis Koperasi dan UKM Babel Hj Elfiyena, dan Staf Khusus Gubernur Saparudin mendengarkan paparan mengenai manfaat Koperasi beserta keunggulan e-Koperasi oleh TIM Teknologi Informasi Koperasi Polda Babel.
Gubernur menambahkan, rsaat ini pemprov juga mendorong agar keluarga ASN bisa menjadi enterpreneue. Melihat aplikasi ini, saya harap nanti keluarga dari ASN juga bisa menjadi anggota dari e-koperasi.
"Nanti tudak hanya ASN yang menjadi anggota koperasi, namun nanti juga keluarganya bisa menjadi bagian koperasi. Ini akan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya," tambahnya.
Hendra Kesuma, Tim Teknologi Koperasi Polda Babel mengatakan bahwa sistem e-koperasi ini, ada 2 versi, yakni murni Janusa dan kolaborasi. Kolaborasi ini berarti Janusa bersinergi dengan Pemprov Babel.
"Kolaborasi ini, kita akan sesuaikan dengan kebutuhan dari Pemprov Babel," jelasnya.
Hendra mengungkapkan bahwa dengan e-koperasi, para anggota bisa belanja dan dapat mengetahui saldonya hanya dengan menggunakan handphone.
"Saldo anggota bisa dilihat realtime dengan menggunakan aplikasi yang terinstal di HP, " ungkapnya.
Sementara Tim Teknologi Informasi Koperasi Polda Babel lainnya, Dodi Mawardi menambahkan keunggulan e-koperasi ini yakni transparan, Zona Anti Korupsi, Good governance, aman, dan Profesional.
"Sistem aplikasi ini bisa transfer langsung, bisa membeli pulsa handphone dan listrik serta bisa mempromosikan produk,” tambah Dodi.
Selain itu kelebihan lain, menurutnya produk yang ditawarkan lebih murah. Jadi anggota koperasi bisa jadi agen seperti agen pulsa.
"Harga produk yang ditawarkan lebih murah dari yang ada dipasaran. Dengan begitu anggota bisa menjualkan kembali ke yang lain," pungkasnya.