Pangkalpinang - Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Provinsi Kep Bangka Belitung Hj. Elfiyena mengungkapkan bahwa sinergitas program ini sangat penting. Sinergitas program mulai dari Kabupaten/Kota, Provinsi hingga ke pusat harus sejalan apalagi terkait pemberdayaan koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). 
 
"Sinergitas harus dilakukan berjenjang agar output dan outcome akan semakin baik kedepanya. Tujuannya adalah agar dihasilkan program dan solusi bersama dalam mengatasi permasalahan dibidang koperasi dan UMKM,” jelas Hj Elfiyena saat Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pemberdayaan  KUMKM se-Babel di Hotel Bangka City Pangkalpinang, Senin (24/9/2018).
 
Rakorda pemberdayaan KUMKM yang diikuti kepala Dinas atau kepala bidang yang membidangi Koperasi UMKM dari 7 Kab/Kota Se- Babel, pejabat eselon 3 dan 4 dalam lingkup Dinas Koperasi dan UKM, konsultan PLUT dan perwakilan PPKL. Kegiatan ini akan berlangsung sampai dengan tanggal 26 September 2018.
 
Hj Elfiyena menjelaskan bahwa pada pertemuan sebelumnya telah disepakati tentang RAT koperasi. Dan akhirnya sudah semakin banyak koperasi di Babel yang telah melaksanakan RAT. Begitu juga dengan sertifikat NIK dimana semakin banyak koperasi yang telah memiliki sertifikat NIK.
 
"Reformasi koperasi harus jadi bagian dalam rakorda ini. Reformasi koperasi harus dilakukan demi menghasilkan koperasi berkualitas," tambahnya.
 
Selain itu, peningkatakan akses permodalan bagi UMKM juga harus menjadi perhatian bersama. Ia menuturkan bahwa PT Jamkrida telah melakukan MoU dengan LPDB. PT Jamkrida ini akan menjamin pinjaman modal yang dilakukan oleh UMKM.
 
"PT Jamkrida akan menjamin pinjaman modal. Sedangkan untuk KUR, sampai saat ini sudah ada pendamping KUR yang akan mempermudah UMKM dalam memperoleh pinjaman KUR," ujarnya.
 
Hj Elfiyena berharap dengan rakorda dapat memperoleh keterpaduan program dan kegiatan. Dan juga dapat mengindentifikasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi agar dihasilkan solusi terbaik.
 
“Rakorda juga diharapkan dapat menghasilkan kebijakan/program dan solusi yang terintegrasi dan akuntable bagi masyarakat. Sehingga dapat diimplementasi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelaku UMKM," pungkasnya.
 
Pada kesempatan tersebut, Kadis KUKM Prov Kep Babel juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Kab/Kota dengan pengolahan data ODS bidang koperasi terbaik. Kab/Kota yang mendapat piagam tersebut yakni Kab Bangka Barat, Kab Bangka Tengah, dan Kota Pangkalpinang.