Tanjung Pandan - Wakil Bupati (Wabup) Belitung Isyak Meirobie menyatakan untuk menjadi seorang entrepreneur sukses, pelaku UMKM harus berani mewujudkan ide, kreativitas dan gagasan. Dengan kata lain, bahwa entrepreneur itu mewujudkan atau bergerak. Ide atau kreativitas tanpa diwujudkan, itu semua hanya angan belaka.
 
"Kalau ada ide itu mesti diwujudkan, jangan hanya diam. Kalau kita diam saja berarti kita mengambil peran sebagai penonton saja," ujar Wabup Belitung di hotel Puncak Tanjung Pandan, Rabu (26/6/19).
 
Ditambahkanya, untuk bisa sukses, ada beberapa syarat 'M' yang harus dimiliki seseorang entrepreneur. 'M' yang pertama adalah Mindset atau pola pikir. Pola pikir harus dirubah terlebih dahulu. Kalau pola pikir tetap menjadi karyawan, maka selamanya akan tetap jadi karyawan. Pola pikir masih ingin memiliki penghasilan tetap seperti ini berarti masih tetap ingin berada dizona aman dan nyaman.
 
"Jadi entrepreneur gak ada yang pasti. Bulan ini 6 juta, mungkin bulan 3 juta. Jika sudah siap seperti ini, berarti kita siap jadi entrepreneur," ujarnya.
 
M kedua adalah mentaliti. Mental yang siap jatuh bangun. Jika belum siap, sebaiknya jangan masuk kedunia entrepreneur. 
 
"M ketiga itu Manpower atau sumber daya. Pelatihan hari ini adalah bagaimana kita mengasah kemampuan," ujarnya.
 
Sedangkan 'M' Keempat yakni modal. Menurutnya, modal ini salah satu bagian dari tugas pemerintah dan ICSB. Pemerintah dan ICSB memberikan kemudahan fasilitasi, akse pembiayaan seta memberikan stimulan.
 
"Pemerintah dan ICSB memberikan stimulasi, menyediakan lahan bagi pelaku UMKM untuk masuk kedunia wirausaha," jelasnya.
 
Manajemen usaha menjadi faktor kunci kesuksesan dalam bisnis. Lanjut Wabup Belitung, manajemen ini kemampuan mengelola usaha. Dalam menjalankannya, pelaku harus konsisten dan disiplin dalam pengelolaan keuangan.
 
"Kita harus melakukan manajemen pengelolaan keuangan dan menajeman inovasi dengan baik. Jangan melakukan sesuatu yang tidak sesuai kebutuhan usaha," ujarnya.
 
Dan yang terakhir katanya ialah market atau pasar. Pelaku usaha harus mampu menciptakan pangsa pasar bagi produknya. Selain itu, harus melihat potensi dan peluang. Misalnya, ada sesuatu yang sedang 'in' didaerah lain, mungkin bisa diterapkan di Belitung dan tentunya dengan menambahkan inovasi sendiri.
 
"Market itu harus diciptakan. Jika sudah ada marketnya, usaha harus tetap buka secara konsisten. Jangan hari ini buka, besok tutup. Kalau seperti itu, konsumen nanti akan lari," pungkasnya.