Pangkalpinang - Koperasi harus bertransformasi kedigital jika tak ingin tertinggal. Transformasi harus diikuti seluruh koperasi agar semakin berkembang.
"Tranforsmasi digital ini mau tidak mau harus dilakukan. Mau tidak mau harus diikuti. Jika tidak mau bertransformasi maka koperasi akan semakin tertinggal," katanya saat memberikan kata sambutan pada acara peringatan Harkopnas ke -74, Kamis (15/07/21).
Dia menambahkan bahwa koperasi dan UMKM harus menangkap peluang berkembangnya digitalisasi. Di disamping itu pemerintah terus mendorong agar koperasi dan UMKM untuk mengenal dan menggunakan teknologi.
Gubernur juga menegaskan bahwa pendirian koperasi jangan dilakukan karena ingin mendapatkan bantuan pemerintah. Niat pendirian koperasi seperti itu keliru. Niat pendirian koperasi harus karena ingin mensejahterakan anggota.
"Niat mendirikan koperasi harus untuk mensejahterakan anggota dan bersama-sama membangun koperasi menjadi besar. Itu baru luar biasa," tegasnya.
Oleh karena itu, Gubernur meminta pihak Dinas Koperasi dan UMKM untuk terus cek dan ricek koperasi dilapangan. Jika Koperasi tidak aktif maka harus dibina terlebih dahulu.
"Jika koperasi tidak aktif sudah dibina, tetapi koperasi tersebut tidak punya keinginan untuk maju, maka koperasi itu akan mati dengan sendirinya," pintanya.